Hot Issue

Dua 'Putri Mahkota' Berebut Takhta di Tangsel

Dua 'Putri Mahkota' Berebut Takhta di Tangsel
POLITIK | 23 Juli 2020 11:23 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Pertarungan Pilkada Kota Tangerang Selatan kian menarik. Dua putri tokoh besar bakal maju dan bertarung pada pemilihan wali kota.

Putri Wapres Ma'ruf Amin, Siti Nur Azizah dengan putri petinggi Gerindra Hashim Djojohadikusumo, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo ikut kontestasi perebutan takhta di Pilkada Tangsel.

Siti Nur Azizah diusung Partai Demokrat dan PKS sebagai bakal calon wali kota. Dia dipasangkan dengan Ruhammaben. Pemberian rekomendasi itu langsung diberikan oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada Rabu (22/7).

Mendapat rekomendasi, Azizah mengatakan, bakal langsung tancap gas dan sosialisasi program kerja ke masyarakat. Bahkan, dia sudah menyiapkan konsep.

"Dalam Pilkada Tangsel kami mengusung tema: Pemerataan Kemajuan untuk Kesejahteraan atau kami singkat dengan gagasan PERMATA," ujarnya.

Melihat ke belakang, Azizah sudah lama mencari kendaraan politik untuk maju ke Pilkada Kota Tangsel. Sejak akhir 2019, Azizah sudah melakukan safari.

Salah satunya, Azizah melakukan Safari ke kediaman Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Saat itu dia datang bersama Bobby Nasution, menantu Presiden Joko Widodo, yang juga berniat bertarung di Pilkada Kota Medan.

Dalam perjalanannya, Azizah justru bergabung dengan Partai Demokrat. Namanya menjadi salah satu wakil sekretaris jenderal periode 2020-2025. Azizah mengaku tersihir dengan sosok Ketua Umum Demokrat AHY dan memutuskan bergabung.

1 dari 2 halaman

Sementara, Rahayu Saraswati merupakan politikus Gerindra menjadi pesaing Azizah. Mantan anggota DPR RI itu dicalonkan sebagai bakal calon wakil wali kota. Dia dipasangkan dengan Sekda Tangsel Muhammad sebagai bakal calon wali kota. Pasangan ini diusung oleh Gerindra dan PDI Perjuangan.

Pengumuman itu disampaikan langsung oleh sang paman, Prabowo selaku Ketua Umum Gerindra.

"Saya kira ini demokrasi. Pemimpin rakyat kita tawarkan ke rakyat. Rakyat yang menilai, rakyat yang memilih. Kita Tut Wuri Handayani. Kita dorong yang muda-muda untuk maju," ucap Prabowo pada Senin (20/7).

Nama Rahayu baru ramai menjelang pengumuman bakal calon wali kota. Dibikin gempar ketika surat rekomendasi DPP PDIP bocor. PDIP yang lebih dahulu memberikan rekomendasi kepada pasangan Muhammad-Rahayu.

2 dari 2 halaman

Melihat pertarungan dua putri tokoh besar ini akan menarik. Pengamat politik Ujang Komarudin menilai gengsi keluarga dan partai pengusung menjadi daya tarik.

"Akan seru, panas, tegang, dan heboh. Karena soal gengsi trah keluarga. Dan gengsi jabatan yang diemban ayah dapannya. Juga gengsi partai-partai pengusung dan pendukungnya," ujar Ujang melalui pesan singkat, Kamis (23/7).

Ujang melihat, kans kedua pasangan calon masih sama peluang menangnya. Calon yang memiliki daya tahan, investasi politik, hingga strategi jitu yang bakal unggul. Modal nama keluarga saja tidak cukup.

"Tidak cukup hanya mengandalkan nama besar. Tapi harus juga diimbangi dengan menyapa rakyat. Punya nama besar. Tapi kalau tak turun ke rakyat ya tak akan dipilih," jelasnya.

Setidaknya, sudah ada 3 pasang calon kandidat Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel, pada Pilkada 9 Desember 2020.

Di antaranya, pasangan Benyamin Davnie-Pilar Saga yang diusung Partai Golkar. Muhamad-Rahayu Saraswati yang diusung Gerindra, PDIP dan Hanura. Serta Pasangan Azizah- Ruhamanben diusung PKS-Demokrat dan NasDem.

(mdk/rnd)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami