Eko Patrio sebut PAN tak pernah bergabung di poros bentukan Yusril

POLITIK | 13 September 2016 14:11 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Ketua DPW DKI Jakarta Partai Amanat Nasional (PAN) Eko Hendro Purnomo memastikan tidak akan menjalani komunikasi politik dengan pihak manapun terkait poros baru jelang Pilgub DKI Jakarta Februari 2017.

"Koalisi baru sampai detik ini saya belum pernah diajak diskusi tentang poros-poros lain," kata Eko di Kantor Ekomando di jalan Cipinang Indah Raya No 1, Jakarta Timur, Selasa (13/9).

Hal itu diungkapkan Eko terkait poros baru yang dibuat Yusril Ihza Mahendra yang mengklaim didukung 4 partai yakni PAN, PKB, Demokrat dan PPP. Eko menegaskan siapapun yang datang ke Amien Rais pasti akan mendapatkan dukungan sebagaimana yang dilakukan oleh Yusril beberapa waktu lalu.

"Ya enggak apa-apa, Pak Amien itu pasti yang datang ke dia pasti bakal didukung seperti Pak Yusril. Kalau Pak Rizal ketemu Pak Amin juga pasti akan didukung," jelas Eko.

Sementara itu, dia juga menegaskan PAN tidak akan mendukung petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama dalam Pilgub DKI mendatang. Bila sampai PDIP yang tergabung dalam koalisi kekeluargaan mendukung Basuki alias Ahok, kata dia, PAN akan menjadi partai pertama yang tak lagi mendukung PDIP.

"Jadi tidak ada support mendukung Pak Basuki. Kalau PDIP dukung Ahok, PAN yang pertama kali tidak mendukung PDIP," tegas Eko.

Baca juga:

Dukung Rizal Ramli, PAN punya empat jagoan di Pilgub DKI

PDIP siapkan banyak opsi di Pilgub DKI, termasuk Djarot-Risma

Wajah semringah Rizal Ramli didukung PAN maju di Pilgub DKI

Rizal Ramli sindir Ahok: Rakyat makin susah, jangan dimarahi terus

PDIP prediksi ada 3 poros yang akan bersaing di Pilgub DKI

(mdk/tyo)