Eks Kubu Bamsoet Sebut Pengurus Golkar Diisi Orang Luar & Dekat dengan Airlangga

POLITIK | 17 Januari 2020 17:36 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Mantan loyalis Bambang Soesatyo mengungkit anak dan keluarga petinggi Golkar di struktur kepengurusan 2019-2020. Mereka juga menyebut ada orang-orang yang dulunya bukan orang Golkar, langsung masuk ke dalam pengurus DPP Golkar.

Juru bicara tim sembilan yang dulu mendukung Bambang Soesatyo, Viktus Murin mengatakan ada orang-orang di pengurus baru yang secara vulgar mengangkangi aturan partai. Karena mengakomodir keluarga sampai orang yang di luar partai sebagai Pengurus.

"Ada di antara pengurus yang sebelumnya bahkan bukan kader Partai Golkar. Ada oknum pengurus yang sebelumnya telah meloncat menjadi pengurus partai politik lain, tetapi kini didudukkan seenaknya sebagai Pengurus Harian DPP. Ada pula oknum-oknum pengurus yang memiliki hubungan keluarga misalnya ayah-anak, kakak-adik, ipar-ponakan dan lain sebagainya," ujar Viktus dalam konferensi pers di kawasan SCBD, Jakarta, Jumat (17/1).

"Kondisi ini berpotensi merusak tatanan Partai Golkar sebagai partai modern dan demokratis, menjadi partai yang keropos fungsi dan perannya, akibat hantu politik nepotisme dan politik dinasti," tegasnya.

Menurut Viktus, kondisi tersebut merusak keutuhan di lingkungan organisasi pendiri, SOKSI, Kosgoro dan MKGR sebagai sumber rekrutmen partai. Mereka menilai kondisi ini berpotensi memecah kembali partai Golkar.

1 dari 1 halaman

Koordinator tim sembilan, Cyrillus Kerong mengungkapkan siapa saja orang yang mereka maksud. Dia menyebut ada dua orang yang dari luar partai diangkat menjadi pengurus. Mereka adalah pendiri Formappi Sebastian Salang dan Hamzah Sangadji yang sebelumnya merupakan politikus Perindo. Sebastian menjabat sebagai Wasekjen, sementara Hamzah diangkat sebagai Ketua DPP.

Cyrillus mengungkap pengurus yang memiliki hubungan saudara. Bukan hanya memiliki hubungan keluarga yang menjadi masalah, menurutnya, mereka ini tidak pernah terlibat di partai.

Pertama dia menyebut nama putra Ketum Airlangga Hartarto, Ravindra yang ditunjuk sebagai Ketua DPP. Kemudian ada nama ipar Airlangga, Kusuma Judileksono yang juga diangkat sebagai Ketua DPP. Cyrillus menyebut ada nama anak tiri Airlangga, Adanty Kurnia diangkat sebagai wakil bendahara umum.

Selain dari keluarga Airlangga, ada putra Bendahara Umum Golkar Dito Ganinduto, yaitu Dico Ganinduto yang menjabat sebagai wakil sekjen. Lalu, ada putra Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu alias Tetty Paruntu, yaitu Adrian Jopie Paruntu yang menjabat sebagai wakil sekjen.

Cyrillus menyindir keterlibatan keluarga di tubuh pengurus Golkar. Dia menyebut dengan sebuah istilah. "AMPI, anak mantu ponakan istri," kata dia.

Cyrillus pun mendorong supaya susunan pengurus Golkar 2019-2024 ini dirombak. "Solusinya harus dirombak, karena kroni-kroninya itu," ucapnya. (mdk/ray)

Baca juga:
Eks Loyalis Bamsoet Kecewa Airlangga Tak Diakomodir di Kepengurusan Golkar
Bamsoet Sebut JK Keberatan Diminta Airlangga Masuk Kepengurusan Golkar
Hubungi Sekjen, Bamsoet Sebut Susunan Pengurus Golkar yang Beredar Belum Final
Luhut Jadi Penasihat Golkar, Kenapa JK Tidak Masuk?
Ada Luhut dan Aburizal, Ini Daftar Pengurus Golkar Periode 2019-2024

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.