Fadel Muhammad Incar Kursi Pimpinan MPR Jatah DPD

POLITIK | 17 September 2019 02:28 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Anggota DPD terpilih Fadel Muhammad mengincar posisi pimpinan MPR periode 2019-2024. Dia menyatakan siap berkomitmen memperjuangkan penguatan Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

Diketahui, dalam UU MD3, satu dari 10 kursi pimpinan MPR merupakan milik perwakilan dari DPD.

Fadel menyebut, DPR dan DPD sebagai unsur MPR perlu mengambil langkah menjaga kesatuan dan persatuan dalam bingkai NKRI. Supaya mengeliminasi gerakan radikal dan memerangi masalah korupsi di daerah.

"Misalnya memberikan porsi peran serta DPD dalam transfer dana ke daerah," ujarnya kepada wartawan, Senin (16/9).

Mantan gubernur Gorontalo itu mengatakan, DPD memiliki peran penghubung pemerintah pusat dan daerah. Karena itu, Fadel nilai senator wajib mempelajari Undang-undang terkait daerah seperti perda.

Fadel juga menyebut DPD punya tugas khusus berhubungan dengan investasi di daerah. Hal itu, kata dia, pernah dilakukan Ginandjar Kartasasmita ketika menjadi Ketua DPD RI. Pemda dipanggil dan dibuat penghargaan.

"Saat ini tidak ada sama sekali, DPD sudah seperti lumpuh, perlu penguatan. Apakah melalui perubahan UU dan kalau tidak bisa melalui perubahan UU maka dilakukan amandemen," jelasnya.

Baca juga:
DPR Resmi Sahkan Perubahan UU MD3, Kursi Pimpinan MPR Jadi 10
DPR dan Pemerintah Sepakat 10 Pimpinan MPR
Pemerintah Setuju Bahas Penambahan Pimpinan DPR
Airlangga Tetap Perjuangkan Golkar Dapat Ketua MPR
Demi Perkuat Ketatanegaraan, Demokrat Setuju Pimpinan MPR Jadi 10 Kursi
Airlangga Klaim Semua Fraksi Setuju Revisi UU MD3 Soal Penambahan Pimpinan MPR

(mdk/rnd)