Fadli Zon soal Muchdi Dukung Jokowi: Sudah Ratusan Jenderal Hebat Ikut Kita
POLITIK » MALANG | 11 Februari 2019 15:01 Reporter : Sania Mashabi

Merdeka.com - Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Capres-Cawapres Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Fadli Zon tak ambil pusing dengan beralih dukungan Wakil Ketua DPP Partai Berkarya Mayjen (Purn) Muchdi PR ke pasangan Joko Widodo ( Jokowi) - Ma'ruf Amin. Menurutnya, sudah banyak jendral lain yang mendeklarasikan dukung Prabowo.

"Enggak ada masalah, itu hak pribadi. Sudah ratusan jenderal-jenderal hebat ikut bergabung dengan kita," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/2).

Fadli menilai tidak perlu ada yang ditakuti dari peralihan dukungan Muchdi ke kubu Jokowi. Meskipun Jenderal yang disebut-sebut sebagai otak dari kasus pembunuhan aktivis Munir Said Thalib itu ahli dibidang intelijen.

"Enggak, kita juga ahli (intelijen) kok. Kita juga ahli, banyak yang ahli ya," ungkapnya.

Dia juga menegaskan tidak pernah ada komunikasi Muchdi dengan Partai Gerindra. "Jarang ya, karena kan Pak Muchdi ini sudah dua kali pindah partai. Dari Gerindra pindah ke PPP, PPP pindah ke Berkarya. Jadi sudah pindah-pindah, hak beliau lah," ujarnya.

Sebelumnya, dalam sebuah video yang diterima, Muchdi yang menggunakan baju putih bertuliskan Jokowi-Amin Indonesia Maju itu, menyetujui alasan dukungannya ke Jokowi. Sikap ini menentang dengan sikap partai yang mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno.

"Yang pertama karena saya lihat Pak Jokowi ini sudah banyak terlibat. Itu jelas pembangunan yang diakui oleh masyarakat dan rakyat Indonesia sudah jelas kan. Mulai jalan tol, masalah pelabuhan, bandara masalah, masalah industri dan lain-lain," katanya, Minggu (11/2).

Baca juga:
Muchdi PR dukung Jokowi, Priyo Tegaskan Partai Berkarya Setia Pada Prabowo
Pentolan Partai Berkarya Muchi Pr Dukung Jokowi, Ma'ruf Lihat Aspirasi dari Hati
Wakil Ketua DPP Partai Berkarya Muchdi PR Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin
Pose 2 Jari Saat Foto Bareng Titiek Soeharto, ASN di Malang Diperiksa Bawaslu
BPN Jawab Tudingan Jokowi soal Propaganda a la Rusia: Kampanye Hitam Tak Berkah
Tutut Soeharto Minta Bantuan Ibu-Ibu di Garut Menangkan Partai Berkarya

(mdk/did)