Fadli Zon tuding rapat paripurna KIH ilegal dan sia-sia

POLITIK | 4 November 2014 18:04 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah

Merdeka.com - Wakil Ketua DPR Fadli Zon menyebut rapat paripurna yang digelar Koalisi Indonesia Hebat (KIH) hari ini ilegal. Sebab, menurutnya rapat itu tak sesuai dengan aturan tata tertib yang berlaku.

"Itu kan ilegal, inkonstitusional dan tidak ada artinya," kata Fadli Zon usai acara peluncuran dan diskusi buku '100 Janji Jokowi-JK' terbitan tim riset Institut For Policy Studies (IPS) di depan warga Jalan Kampung Poncol RT 13/03 Kelurahan Gedong Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Selasa (4/11).

Menurut Fadli, jika kubu KIH ingin membuat komisi tandingan harus sah dengan rapat yang dihadiri oleh anggota parlemen yang resmi. Aturan itu pun menurutnya sesuai dengan Undang-Undang MD3 yang mengatur tata tertib anggota DPR.

"Karena kalau mereka mau membuat komisi sendiri harus disahkan dalam paripurna yang sah, bukan rapat-rapat yang dibuat sendiri. Itu semua sudah diatur dalam UU MD3 dan tatib DPR," ujarnya.

Sebelumnya Fraksi yang tergabung dalam KIH hari ini menggelar sidang paripurna penetapan pimpinan dan alat kelengkapan dewan (AKD). Rapat paripurna ini dipimpin oleh pemimpin DPR tandingan Ida Fauziyah. Agenda sidang itu akhirnya hanya menetapkan pembagian komposisi AKD karena tidak dihadiri oleh fraksi Koalisi Merah Putih (KMP) yang diundang. (mdk/has)

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.