Fahri Hamzah Persiapkan Partai Gelombang Rakyat, akan Dideklarasikan Oktober

POLITIK | 10 September 2019 18:23 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang dipecat dari PKS akan membentuk partai baru. Rencananya, pembentukan partai itu bakal final pada bulan Oktober. Partai tersebut bernama Gelombang Rakyat atau disingkat Gelora.

Kata Fahri, pembentukan Gelora merupakan aspirasi yang setuju ormas Garbi membikin menjadi partai politik. Ormas Garbi atau Gerakan Arah Baru Indonesia merupakan ormas yang dimotori mantan petinggi PKS seperti Anis Matta dan Fahri Hamzah.

"Itu sekali lagi aspirasi dari teman-teman setelah membuat ormas, sebagian ingin membentuk parpol. Muncul lah ide-ide, mudah-mudahan bulan Oktober akan kita konkret kan di lapangan," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (10/9).

Fahri menyebut struktur Gelora sudah dicicil dibentuk di tingkat daerah. Fahri berkata akan intensif membangun partai setelah pensiun dari DPR akhir September nanti.

"Nanti setelah saya betul-betul pensiun, baru saya intensif melihat bagaimana jadwal yang bisa kita terapkan," kata dia.

Salah satu agenda Gelora adalah untuk ikut Pilkada 2020. Fahri mengatakan beberapa kepala daerah inkumben atau yang berpotensi maju, merupakan orang-orang Garbi. Contohnya adalah Tri Wisaksana yang merupakan anggota DPRD dari PKS.

"Ya kalau anda lihat di Kaltim, wakil gubernur. Di Jakarta juga kan banyak. Salah satu cagub berpotensi Tri Wisaksana," kata dia.

Fahri juga menjelaskan makna Gelora. Nama itu merupakan singkatan Gelombang Rakyat. "Yang memang sebagian menjadi aspirasi bagi teman-teman karena dianggap bahwa ada ketidakmampuan kita membangkitkan apa yang tertidur dari diri kita. Raksasa yang sedang tidur," jelasnya.

Namun, kata Fahri nama tersebut masih digodok bersama rekan-rekannya. Belum ada yang final sampai deklarasi Oktober nanti.

"Nah makanya nama itu yang bakal dipilih teman-teman. Cuma belum final dan semuanya masih dalam diskusi. Saya sih belum terlalu intensif mengikutinya. Karena masih dalam posisi jabatan. Tapi itulah kira-kira pikirannya," pungkasnya.

Baca juga:
Presiden PKS Yakin Kadernya tak Tergoda Gabung Garbi
Garbi Segera Jadi Parpol, Siapa Ketum dan Sekjennya?
Garbi Bakal Jadi Partai, Anis Matta Akui Polanya Mirip NasDem
Fahri Hamzah Segera Daftarkan Garbi Jadi Partai Politik
Fahri Hamzah Sebut Garbi Telah Disepakati Jadi Partai Politik
Puji Sandiaga Pilih Jadi Oposisi, Pendiri Garbi Serukan Ganti Capres

(mdk/bal)