Gelar Pertemuan Tertutup 3 Jam dengan Ketua DPC Partai Demokrat Jatim, AHY Bahas Apa?

POLITIK | 26 November 2019 17:51 Reporter : Erwin Yohanes

Merdeka.com - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menggelar pertemuan secara tertutup dengan seluruh Ketua DPC Partai Demokrat di Jawa Timur. Namun sayang, AHY enggan berkomentar terkait hasil pertemuan yang digelar selama kurang lebih 3 jam di Hotel Shangrila tersebut.

Usai bertemu dengan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, AHY yang mengenakan baju lengan panjang motif kotak-kotak biru donker terlihat langsung menuju sebuah ruangan di hotel Shangrila diikuti dengan para kader DPC Partai Demokrat.

Tidak ada sepatah kata diucapkan AHY saat disapa awak media yang menunggunya. Selama kurang lebih 3 jam, AHY berada di dalam ruangan tersebut bersama dengan para kader Partai Demokrat.

Salah seorang kader Partai Demokrat yang enggan disebut namanya mengatakan, pertemuan yang digelar secara tertutup itu hanya diikuti oleh para Ketua DPC dan pengurus DPD Partai Demokrat Jatim.

"Hanya para Ketua DPC saja yang ikut pertemuan," kata pria yang minta agar tak disebut namanya itu, Selasa (26/11).

Disinggung apakah terkait dengan Pilkada, ia hanya menyebut jika itu salah satu hal yang dibicarakan.

Sementara itu, Plt Ketua DPD Partai Demokrat Jatim Renville Antonio ditemui usai pertemuan mengatakan, jika tidak ada pembahasan apapun dalam pertemuan dengan AHY. Ia pun enggan menjelaskan, meski pertemuan itu sudah berlangsung kurang lebih selama 3 jam lamanya. "Tidak ada yang dibahas," tukasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono yang ditemui usai pertemuan juga menolak berkomentar. Ia pun tergesa-gesa menuju mobil yang sudah menunggunya di depan lobi hotel. "Kapan-kapan saja ya (wawancaranya)," ujarnya sembari memasuki mobil.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengakui jika ia dan AHY sempat bertemu di Hotel Shangrila. Dalam pertemuan singkat itu, Emil mengakui jika ia dan AHY sempat membicarakan soal peta pemilihan kepala daerah di Jatim.

"Ada nanya-nanya. Jujur nanya-nanya tapi baru singkat sih, beliau menanyakan peta Pilkada," ujarnya usai bertemu AHY.

Sayangnya, saat disinggung pemetaan Pilkada seperti apa yang dibicarakan dengan AHY, Emil enggan menjabarkannya. Namun dalam pembicaraan tersebut, Emil hanya memastikan jika dirinya dan AHY sepakat Pilkada di Jatim nantinya harus menjadi ajang demokrasi yang berkualitas.

"Banyak lah Pilkada, seru lah pokoknya. Nanti kita berharap menjadi ajang demokrasi yang sehat, ajang demokrasi yang berkualitas kita berharap tidak ada money politik, tidak ada hoaks, tidak ada isu yang memecah belah kerukunan masyarakat. Semua mengusung kualitas bukan hanya kampanye hitam dan tidak menghilangkan ciri Jawa Timur yang akan kita tunjukkan," tegasnya. (mdk/lia)

Baca juga:
Emil Dardak dan AHY Gelar Pertemuan Tertutup Bahas Peta Pilkada Jatim
SBY Belum Berkenan Bertemu PKS
Demokrat: Stafsus Jokowi Gaji Rp51 Juta, Terserah Kalian Deh!
Wakil Ketua MPR Bantah Wacana Amandemen Ubah Masa Jabatan Presiden
Elite PKS Bakal Kunjungi SBY usai Bertemu Tommy Soeharto
Jokowi Disebut Tak Bernyali Soal Perppu KPK, PKB Bilang 'Enggak Usah Tekan-tekan'
Demokrat Sebut Jokowi Tak Bernyali, PDIP Pertanyakan Urgensi Perppu KPK

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.