Gerindra Ingin Pemerintah Tanggung Semua Biaya Pembangunan Ibu Kota Baru

POLITIK | 27 Agustus 2019 15:20 Reporter : Sania Mashabi

Merdeka.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo setuju jika ibu kota dipindahkan dari Jakarta ke kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara. Namun, dia mengharapkan, biaya pembangunan ibu kota baru harus ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah.

"Kalau Gerindra maunya 100 persen uang negara bahwa ada faktor pendukung lainnya yang mengikuti itu faktor sekunder yang paling utama adalah kebutuhan dasarnya. Ini kan kedaulatan negara masa kita mau serahkan ada swasta membangun negeri kita," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/8).

Dia menilai, pembangunan ibu kota adalah kewajiban pemerintah. Karena itu, ada baiknya biaya pembangunan tersebut diserahkan sepenuhnya ke pemerintah.

"Karena ini adalah kedaulatan tidak boleh ada kelompok lain kalau kelompok lain setelah standar dasarnya dipenuhi," ungkapnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengumumkan lokasi ibu kota baru. Jokowi mengatakan, lokasi ibu kota baru akan berada di kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara.

"Pemerintah telah melakukan kajian mendalam dan kita intensifkan dalam 3 tahun. Dan lokasi ibu kota baru yang paling baru adalah di sebagian kabupaten, Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur," jelas Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (26/8).

Jangan Lewatkan:

Ikuti Polling Menteri Favoritmu, Mana yang Layak Dipertahankan? Klik disini (mdk/fik)

Baca juga:
Agung Podomoro Jual Properti Rp 700 Juta di Kalimantan Timur
Ibu Kota Baru Bakal Diapit Dua Bandara Besar Indonesia
Pindah ke Ibu Kota Baru, Pemerintah Beri PNS Fasilitas Rumah
Soal Ibu Kota Baru, Menteri Syafruddin Siap Jadi Pejabat yang Pindah Pertama
Lepas Status Ibu Kota ke Kalimantan Timur, Jakarta akan Seperti New York dan Sydney
VIDEO: Pemerintah Fokus Siapkan RUU Ibu Kota Baru
Sarinah Bakal Ekspansi Bisnis di Ibu Kota Baru

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.