Gerindra Soal Koalisi Golkar, PAN Dan PPP Tak Ganggu Kinerja Menteri

Gerindra Soal Koalisi Golkar, PAN Dan PPP Tak Ganggu Kinerja Menteri
DPR terima perwakilan buruh tolak UU Omnibuslaw. ©Liputan6.com/Angga Yuniar
NEWS | 13 Mei 2022 13:11 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Partai Golkar, PAN dan PPP menyepakati akan berkoalisi untuk Pemilu 2024. Partai Gerindra menilai kerja sama ketiga parpol tersebut sah-sah saja meski Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan menterinya untuk fokus kerja.

Diketahui, Ketum Golkar Airlangga Hartarto merupakan Menteri Koordinator Perekonomian. Sedangkan, Ketum PPP Suharso Monoarfa ialah Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional.

'Yang berkoalisi kan partai, enggak apa-apa menurut saya, ini kan dinamika politik," kata Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad kepada merdeka.com, Jumat (13/5).

Menurutnya, adanya kegiatan politik dari menteri Presiden Jokowi tidak mengganggu kinerja di kabinet. Kata dia, kerja kerja politik bisa dilakukan oleh pengurus kader parpol tanpa mengesampingkan agenda pemerintah.

"Yang diminta Pak Jokowi adalah menterinya fokus kerja itu juga bisa dilakukan fokus kerja membantu Pak Jokowi di pemerintahan, tapi partainya berkoalisi, kan gak masalah. kerja kerja politik kan bisa dilakukan oleh kepengurusan kader lain," tuturnya.

Lebih lanjut, sikap politik Gerindra saat ini masih fokus konsolidasi partai untuk penjajakan koalisi. Gerindra belum mau buru-buru mengambil sikap politik seperti Golkar, PAN dan PPP.

"Kalau Gerindra sementara kami masih sibuk konsolidasi partai untuk penjajakan penjajakan koalisi, masih tetap ya kita akan lakukan," pungkas Dasco.

2 dari 2 halaman

Diketahui, Pertemuan Golkar, PAN dan PPP menyepakati akan berkoalisi untuk Pemilu 2024. Hal itu merupakan hasil pertemuan di Rumah Heritage, Jakarta, Kamis (12/5) malam.

"Kita akan bekerja sama ke depan untuk mengawal agenda-agenda politik ke depan. Termasuk dalam pemilu nanti di 2024," kata Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto usai pertemuan dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, dan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa.

Airlangga bahkan menginstruksikan kepada pengurus Golkar dari pusat hingga daerah untuk menjalin kerjasama dengan PPP dan PAN.

"Kami secara khusus dari Partai Golkar, meminta dan menginstruksikan kepada seluruh jajaran partai Golkar, baik tingkat provinsi, kabupaten, kota untuk menindaklanjuti pertemuan ini dengan juga kerja sama dengan PAN dan PPP," tegas Airlangga.

Sementara, Presiden Joko Widodo mengingatkan bahwa tahapan Pemilu 2024 akan dimulai pada pertengahan 2022. Dia pun meminta jajaran menteri dan para kepala lembaga negara untuk fokus bekerja sesuai tugas masing-masing.

"Berkaitan dengan tahapan pemilu 2024 yang sudah akan dimulai pertengahan tahun ini, saya juga minta menteri, kepala lembaga agar fokus betul-betul bekerja di tugasnya masing-masing," jelas Jokowi saat memimpin sidang kabinet paripurna di Istana Negara Jakarta, Senin (9/5).

Jokowi juga menekankan agenda-agenda strategis nasional yang menjadi prioritas bersama harus terselenggara dengan baik. Jokowi ingin Pemilu 2024 berjalan dengan baik dan tanpa ada gangguan.

"Agenda-agenda strategis nasional yang menjadi prioritas kita bersama betul-betul bisa kita pastikan terselenggara dengan baik, Pemilu terselenggara dengan baik, lancar, dan tanpa gangguan," ujar Jokowi. (mdk/fik)

Baca juga:
Airlangga Ungkap Alasan Bangun Koalisi Lebih Awal
Koalisi dengan Golkar dan PAN, Ketum PPP Prediksi Partai Lain Akan Bergabung
Edy Rahmayadi Beri Sinyal Dukung AHY pada Pilpres 2024
Golkar, PPP dan PAN Umumkan Koalisi Lebih Awal untuk Cegah Perpecahan
Golkar, PPP dan PAN Sepakat Koalisi di Pemilu 2024
Golkar, PPP dan PAN Bertemu: Koalisi Perkuat Persatuan
Airlangga, Zulkifli Hasan dan Suharso Monoarfa Gelar Pertemuan

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami