Gibran Jajan Es Teh di PKL, Andre Rosiade Bilang Rakyat Sudah Tak Terpukau Pencitraan

POLITIK | 9 Desember 2019 17:14 Reporter : Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Andre Rosiade enggan banyak komentar mengenai aksi anak sulung Bapak Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka membeli es teh di Pedagang Kaki Lima (PKL) saat ikut penjaringan PDIP untuk maju bakal calon di Pilkada 2020. Andre menyerahkan publik menilai aksi Gibran tersebut.

"Saya nggak mau mengomentari hal remeh temeh soal kalau mau pencitraan, silakan pencitraan," kata Andre, saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (9/12).

Menurut dia, rakyat Indonesia kini sudah semakin cerdas dalam memilah dan memilih calon pemimpin. Kinerja, lanjut dia, menjadi alasan utama melatarbelakangi masyarakat dalam menjatuhkan pilihan.

"Rakyat kan semakin cerdas. Sekarang yang dibutuhkan rakyat itu kinerja. Hasil konkret kinerja. Rakyat sekarang sudah semakin cerdas. Tidak gampang terpukau dengan pencitraan. Jadi saya enggak ingin mengomentari (foto tersebut)," ujar dia.

Dia mengatakan, penilaian berbasis kinerja akan dipakai oleh masyarakat dalam memilih pemimpin. Gibran pun akan dinilai masyarakat dengan kriteria penilaian yang demikian.

"Terserah Mas Gibran, mau ngapain saja itu hak beliau. Tapi yang jelas tentu rakyat akan memilih pemimpin berdasarkan kinerja. Kalau memang Mas Gibran kinerjanya baik di mata masyarakat, pasti dipilih jadi wali kota Solo. Kita uji saja di pemilu nanti," tandasnya.

1 dari 1 halaman

Gibran Ikut Penjaringan Pilkada Solo di PDIP

Tanggal 6 Desember hari ini, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Jawa Tengah membuka pendaftaran bakal calon di Pilkada 2020. Selain Kota Solo, 20 kabupaten/kota lainnya di Jateng juga melaksanakan Pilkada serupa. Pendaftaran dibuka hingga 12 Desember mendatang. Lalu ke manakah putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, apakah ia juga ikut mendaftar?

Melalui pesan singkat WhatsApp Gibran mengabarkan kegiatannya pada hari ini. Di sela kesibukannya berbisnis, ia menyempatkan diri jajan di sebuah wedangan atau warung angkringan pinggir jalan. Tepatnya di daerah Kelurahan Kepatihan Kulon, Jebres, Solo. Seusai salat Jumat Gibran mampir ke warung angkringan kesukaannya itu.

"Sabar. Jajan es teh dulu," katanya.

Melalui foto yang dikirim ke sejumlah wartawan, Gibran yang mengenakan kemeja putih dan celana blue jeans terlihat sedang memegangi es teh plastik di angkringan tenda di wilayah Kepatihan Kulon, Jebres, Solo. Gibran juga nampak melihat layar handphone seseorang paruh baya yang ada di sampingnya.

"Ini tadi habis Jumatan, karena warungnya ramai, ya mending di plastik," katanya.

Saat ditanyakan perihal pendaftaran ke DPD PDIP Jateng, Gibran menjawab singkat. "Hari terakhir mas," ucapnya.

Sebelumnya Ketua DPD PDIP Jateng, Bambang Wuryanto menyampaikan, pendaftaran bakal calon bupati/wali kota di Pilkada 2020 untuk daerah di Jawa Tengah dibuka mulai tanggal 6-12 Desember 2019.

Pendaftaran tersebut, dikatakannya, terbuka untuk umum. Bagi yang berminat dapat mengambil formulir lalu melengkapi syarat dan mengembalikannya ke kantor DPD di Semarang. (mdk/gil)

Baca juga:
Jatuh Hati, PKB Mantap Dukung Gibran di Pilwalkot Solo 2020
Gibran Mau Maju Pilkada Solo, Gerindra Nilai Bukan Bentuk Nepotisme Jokowi
Gibran Beli Es Teh di PKL, Mantan Menteri Susi Ikut Komentar
Bukan Nepotisme, Anak dan Mantu Jokowi Ikut Pilkada 2020 Disebut PDIP hanya Kebetulan
Saat Anak Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin Nyalon Kepala Daerah
Spanduk Purnomo-Teguh dan Gibran Dipasang Berdampingan di Sejumlah Lokasi
Pendaftaran Pilkada di PDIP Jateng Dibuka, Gibran Malah Jajan Es Teh di Angkringan

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.