Gibran Tak Merasa Disindir Megawati Soal 'Politikus Paksa Anak Bertarung di Politik'

Gibran Tak Merasa Disindir Megawati Soal 'Politikus Paksa Anak Bertarung di Politik'
Gibran dan Purnomo fit and proper test di DPP PDIP. ©Dok. PDIP
POLITIK | 21 Februari 2020 10:16 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka tak merasa disindir oleh Megawati Soekarnoputri, terkait pencalonannya sebagai kepala daerah di Pilkada Solo mendatang. Gibran sama sekali tak merasa pidato tersebut ditujukan kepadanya.

Menurut suami Selvi Ananda itu, keinginannya untuk berkontestasi di Pilkada Solo merupakan inisiatif pribadi. Dia menolak anggapan, jika selama ini dipaksa oleh orang tua atau saudara lainnya untuk terjun ke dunia politik.

"Saya tidak pernah dipaksa, ini keinginan sendiri. Jadi memang tidak ada paksaan," ujar Gibran di Solo, Jumat (21/2).

Untuk mewujudkan keinginannya tersebut, Gibran mengaku telah meminta izin ayahnya, Presiden Joko Widodo. Tak hanya Jokowi, ia juga telah mendatangi Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri serta sejumlah elite PDIP lainnya. Sementara ayah dan keluarga lainnya memberikan dukungan moral.

"Saya sebelumnya juga minta izin bapak, kemudian ibu Bu Mega. Keluarga hanya memberi semangat," katanya.

Gibran mengaku tidak mengetahui apa maksud pidato Megawati. Dia juga tak mengetahui pidato tersebut ditujukan untuk siapa. Sehingga ia Presiden RI ke-5 itu akan memberi tanggapan positif atas kegiatannya selama ini. Apalagi, selama ini, lanjut Gibran, Megawati juga memantau kegiatan blusukan yang dilakukannya.

"Bu Mega bisa menilai kegiatan saya seperti apa, hasilnya seperti apa. Semua bisa dilihat di survei," pungkasnya.

Baca Selanjutnya: Sebelumnya Ketua Umum PDIP Megawati...

Halaman

(mdk/ray)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami