Google gandeng Perludem sosialisasi pemilu lewat dunia maya

POLITIK | 12 Maret 2014 15:05 Reporter : Muhammad Sholeh

Merdeka.com - Google Indonesia bekerja sama dengan Perkumpulan Pemilu untuk Demokrasi (Perludem) memperkenalkan sebuah cara atau inisiatif baru bagi praktisi politik dan pegiat pemilu kepada publik melalui internet.

"Sesuatu yang baru buat kami. Biasanya kita ke kampus-kampus untuk menerangkan cara nyoblos. Saya sering mengajarkan kepada mahasiswa untuk cara nyoblos," ujar Direktur Eksekutif Perludem Titi Anggraini di Hotel Mulia, Jakarta, Rabu (12/3).

Menurut Titi, para caleg, penyelenggara dan pegiat pemilu perlu mensosialisasikan diri melalui internet. Sebab, pangsa pasar Indonesia yang menggunakan internet semakin hari makin meningkat.

Dalam kegiatan ini, dipaparkan sejumlah tips dan trik untuk eksis di dunia maya di Google Day. Bagaimana para politisi berkomunikasi dan melibatkan pendukung mereka melalui platform Google seperti halnya menggunakan Google untuk mengetahui isu-isu terkini di dunia maya.

Melalui platform ini, para penyelenggara dan caleg dapat berkomunikasi, hang out dan menyapa komunitasnya secara intensif melalui dunia maya.

Kepala Public Relation Google Indonesia, Sinto Nugroho berharap kalangan anak muda Indonesia berperan aktif dalam Pemilu.

"Ya kita berharap kepada yang muda-muda itu kalau merangkul mereka dengan cara lama itu tidak akan terjangkau, dengan aplikasi-aplikasi Google bisa terangkul," jelas Sinto.

Selain itu, pengguna Google juga bisa mendapatkan informasi tentang caleg-calegnya atau informasiĀ  kandidatnya yang mereka minta dengan hanya menuliskan kata kunci.

"Dengan dunia Maya juga bisa mempersiapkan si pengguna caleg, KPU, atau lainnya untuk siap bersosialisasi, serta pemilih juga lebih mengetahui track record," tandasnya.

Adapun secara teknis, pengguna Google dapat mengetahui tentang Pemilu dengan kata kunci yang ia masukkan. Misalnya tentang dana kampanye, maka Google akan menampilkan kumpulan informasi mengenai dana kampanye.

Untuk diketahui, digandengnya Perludem ini lantaran lembaga tersebut sejak lama fokus dalam dunia pemilu. (mdk/bal)

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.