Gus Ipul yakin dapat tambahan partai pendukung di Pilgub Jatim

Gus Ipul yakin dapat tambahan partai pendukung di Pilgub Jatim
Ribuan Muslimat NU Gresik doakan Gus Ipul. ©2017 Merdeka.com
NEWS | 31 Desember 2017 18:37 Reporter : Randy Ferdi Firdaus

Merdeka.com - Bakal Calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf mengaku tetap menjalin komunikasi dengan sejumlah pimpinan partai politik untuk bergabung dan mengusungnya di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018.

"Komunikasi terus kami lakukan dengan sejumlah partai," ujar Gus Ipul, sapaan akrabnya, kepada wartawan di Surabaya, dikutip dari Antara, Minggu (31/12).

Sejumlah partai tersebut antara lain Partai Gerindra, PAN, PKS, bahkan PPP dan NasDem yang sampai saat ini belum menyatakan dukungan resmi terhadap salah satu kandidat.

Kendati demikian, Gus Ipul yang maju bersama Abdullah Azwar Anas itu menyerahkan sepenuhnya kepada pimpinan partai politik, apapun hasilnya.

"Keputusan ada di partai politik dan kami tetap berusaha. Tapi kami optimistis ada partai politik yang bergabung dan berkoalisi," ucap pria yang juga Wakil Gubernur Jatim tersebut.

Pada Pilkada yang digelar 27 Juni 2018, Gus Ipul-Mas Anas sampai saat ini diusung dua partai politik besar, yaitu PKB dan PDI Perjuangan.

Menurut dia, kepastian akan diperoleh pada sepekan ke depan bertepatan dengan dimulainya proses pendaftaran pasangan calon ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim, pada 8 Januari 2018.

"Tunggu seminggu ini dan pasti ada hasilnya. Tapi apapun itu, kami siap dan menghormati segala keputusan partai," kata Gus Ipul, yang saat ini juga tercatat sebagai Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tersebut. (mdk/rnd)

Baca juga:
Khofifah klaim dapat dukungan lagi dari PPP & NasDem di Pilgub Jatim
Rekomendasi PPP dalam Pilgub Jatim diputuskan awal tahun
Gus Ipul-Anas pertajam gerak tim pemenangan di Mataraman
Gerindra umumkan Cagub Jatim pada 3 Januari
Mahfud MD: Masyarakat Jawa Timur tak mudah terprovokasi isu SARA
Gus Ipul sesalkan pencatutan namanya untuk penipuan
Gus Ipul minta warga waspada modus penipuan yang mencatut namanya

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami