Habiburokhman Duga Penumpang Gelap Prabowo adalah Perusuh Demo 22 Mei

POLITIK | 15 Agustus 2019 09:52 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco sempat mengatakan bahwa kini Prabowo Subianto telah sadar dan menghempaskan para penumpang gelap yang memanfaatkannya demi tujuan berbeda.

Menurut Anggota Dewan Pembina DPP Gerindra, Habiburokhman, sosok penumpang gelap tersebut ditegaskan bukan dari kalangan ulama, parpol koalisi, juga bukan emak-emak. Dia menduga, penumpang gelap adalah sekelompok diduga perusuh yang bentrok dalam aksi 21-22 Mei di kawasan Bawaslu RI, Jakarta Pusat.

"Bentrok itu terjadi saat aksi sudah selesai ada massa datang sehingga bentrok menyerang, lah ini siapa? Sedangkan masa kita sudah pulang. Itu dua hari berturut terjadi begitu," duga Habiburokhman saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa 14 Agustus 2019, malam.

Habiburokhman mengatakan penumpang gelap yang dihempaskan Prabowo saat ini memang berdampak secara tidak langsung ke tubuh partai. Namun dia menilai sosok penumpang gelap lumrah ditemui dalam tiap giat atau momentum politik.

"Setiap momen politik ada pihak yang punya agenda yang beririsan dengan kita, sebagian sama tetapi sisanya beda. Tetapi syukurnya Pak Prabowo teguh tak terpengaruh," jelas Habiburokhman.

Sementara itu, perspektif publik lainnya menilai isu penumpang gelap hanya akal-akalan diembuskan demi tebar pesona dan memuluskan jalan Gerindra ke tubuh pemerintah. Seperti diketahui, sejak bertemunya Prabowo dan Jokowi, langkah Partai Gerindra merapat kepada penguasa semakin jelas ditampakkan lewat pertemuan di Teuku Umar dan Kongres PDI Perjuangan di Bali.

"Tak perlu lagi tebar pesona dengan gimmick, kami partai peraih suara terbesar kedua dengan pengusung capres 45 persen, ngapain genit-genit lagi?" Habiburokhman menandasi.

Reporter: Muhammad Radityo

Sumber: Liputan6.com

(mdk/eko)

TOPIK TERKAIT