Ical Harap Caketum Golkar Berunding untuk Musyawarah Mufakat

POLITIK | 14 November 2019 20:35 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Aburizal Bakrie menyebut ajang Musyawarah Nasional (Munas) bukan hanya sekadar pergantian kepemimpinan saja. Ical, sapaan akrabnya, ingin ada visi misi yang jelas untuk pembangunan Indonesia di masa depan.

"Munas tidak hanya ajang memilih ketua umum, tapi pemikiran-pemikiran Partai Golkar yang akan menjadi arahan bagi pembangunan Indonesia di masa depan. Termasuk di dalamnya pembahasan blue print Visi Negara Kesejahteraan 2045 yang dimiliki partai Golkar," kata Ical dalam sambutannya di Rapimnas Partai Golkar di Hotel Ritz Calton, Jakarta, Kamis (14/11).

Ical menuturkan, beberapa tokoh senior Golkar juga tetap bersemangat untuk menjadikan partai beringin kembali berjaya di masa yang akan datang.

"Saya, Pak Agung Laksono, Pak Andi Mattalatta, Pak Akbar Tanjung, adalah generasi yang telah lewat. Tapi kami masih punya semangat untuk besarkan Partai yang kami cintai," ujarnya.

1 dari 3 halaman

Ajakan Bersatu

Untuk itu, dirinya meminta semua pihak untuk bersatu dan membangun kekuatan besar dalam menghadapi kompetisi politik ke depan.

"Kita harus terus bersatu. Kalau kita bersatu, kita dapat memaksimalkan semua energi yang kita miliki untuk memikirkan kemajuan Partai Golkar, sehingga ke depan Golkar tidak akan ada lawan," harapnya.

2 dari 3 halaman

Caketum Golkar Harus Berunding

Ical ingin Partai Golkar di tahun 2024 harus bisa mencalonkan presiden atau wakil presiden dari kader partai sendiri. Oleh karenanya, Munas ke depan harus bisa menyatukan kekuatan.

"Kita pikirkan agar bagaimana beberapa calon ketum yang ada bisa berunding sehingga bisa menelurkan musyawarah mufakat. Kita kesampingkan ego-ego yang ada. Di situlah, Golkar akan menjadi pemenang," tuturnya.

Ical ingin partainya diisi generasi-generasi milenial yang masuk ke dalam kepengurusan Partai. "Serta kita tabuh gendang kita sendiri, kita menari di gendang kita sendiri. Satu tekad kita, Golkar menang Pileg dan Pilpres di 2024," jelasnya.

3 dari 3 halaman

Golkar Serap Aspirasi Publik

Mantan ketua Umum Partai Golkar itu juga berharap Partai Golkar bisa kembali sebagai The Party of Ideas. Dengan membangkitkan ide dan gagasan Golkar lewat media mainstream maupun media sosial.

"Kami menghargai apa yang diraih di pemilu 2019 lalu. Ke depan, dalam membangun partai, kita juga harus berkeliling dan mencari masukan-masukan dari daerah/DPD," tutupnya. (mdk/ray)

Baca juga:
Bamsoet Psywar Airlangga: Kalau Yakin Didukung Pemilik Suara Kenapa Rancang Aklamasi
Belum Putuskan Maju Munas, Bamsoet Bilang 'Tunggu Tanggal Mainnya'
Ical Ingin Munas Golkar Berjalan Musyawarah Mufakat
Munas Golkar 2019 Diyakini Berjalan Musyawarah Mufakat Tanpa Persaingan
Airlangga Sebut Aklamasi Calon Ketua Umum di Munas Golkar Pernah di Zaman Ical