Ical Ingin Munas Golkar Berjalan Musyawarah Mufakat

POLITIK | 14 November 2019 17:21 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) ingin Munas beringin berjalan musyawarah mufakat. Menurut Ical, musyawarah adalah jalan paling baik.

"Saya tuh pengennya musyawarah untuk mufakat, jadi kalau calonnya ada beberapa, kan kalau bermusyawarah kan baik. Tenaga kan bisa disimpan untuk berkompetisi dengan pihak lain. Paling baik musyawarah mufakat," kata Ical di sela Rapimnas Partai Golkar, Jakarta Kamis (14/11).

Ical mengelak apakah secara mufakat Airlangga bakal kembali terpilih memimpin beringin di Munas nanti. Menurutnya, dalam Munas para kader tetap berunding.

"Musyawarah mufakat itu berunding, dan kemudian bersama-sama menentukan arah perjalanan partai Golkar ke depan," ucapnya.

1 dari 1 halaman

Menang Merangkul Kalah

Ical ingin para calon caketum Golkar yang muncul di Munas nanti juga melakukan musyawarah mufakat. Kemudian menyusun satu organisasi yang terbaik.

Eks Ketum Golkar itu pun harap caketum yang terpilih bisa merangkul yang lain. Kemudian bisa solid dan bisa melahirkan capres 2024 dari partai beringin.

"Yang menang harus merangkul yang lain. Karena itu akan jadi kekuatan di partai Golkar, targetnya 2024 Golkar harus menang dan harus bisa mencalonkan presiden atau wapres dari kader Golkar," tandasnya. (mdk/rnd)

Baca juga:
Munas Golkar 2019 Diyakini Berjalan Musyawarah Mufakat Tanpa Persaingan
Airlangga Sebut Aklamasi Calon Ketua Umum di Munas Golkar Pernah di Zaman Ical
Airlangga Harap Munas Golkar Berjalan Demokratis dengan Musyawarah Mufakat
Lewat Pantun, Airlangga Ajak Kader Bersatu Besarkan Golkar
Buka Rapimnas Golkar, Airlangga Singgung Kesepakatan dengan Bamsoet
Yakin Menang Aklamasi, Airlangga Diklaim Kantongi 92% Dukungan di Munas