Ingin Kembalikan Golkar ke Khittah, Alasan Bamsoet Maju Calon Ketum Golkar

POLITIK | 22 November 2019 17:26 Reporter : Sania Mashabi

Merdeka.com - Wakorbid Pratama Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) telah resmi mendeklarasikan diri maju dalam pemilihan Ketua Umum Partai Golkar pada Musyawarah Nasional (Munas) Desember mendatang. Salah satu tujuannya, dia maju untuk membuat Golkar kembali ke garis perjuangan atau khittah.

"Tujuannya adalah bahwa yang pertama mereka (senior) atau beliau-beliau mengingatkan bahwa saya bukan hanya harus memenangkan pertarungan, tetapi harus mengembalikan lagi Partai Golkar ke khittah-nya," kata Bamsoet di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (22/11).

"Ke partai di mana dulu didirikan oleh para purnawirawan, oleh TNI Polri untuk melawan ketika itu komunisme," sambungnya.

Bamsoet mengaku punya tanggung jawab untuk memperbaiki partainya. Serta mengembalikan pada garis besar tujuan Partai Golkar.

"Dan saya punya kewajiban untuk memperbaiki tata kelola partai yang selama ini tidak dirasakan oleh daerah-daerah, tidak dirasakan bahwa partai mengayomi kawan-kawan di daerah sehingga perolehan Partai Golkar kemudian menjadi merosot," ucapnya.

1 dari 1 halaman

Kesepakatan yang Tidak Dipenuhi Airlangga

Sebelumnya, Bamsoet menegaskan akan tetap maju dalam pemilihan ketua umum Partai Golkar pada Munas Desember mendatang. Hal itu, kata dia, terjadi karena Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto tidak memenuhi kesepakatan yang telah disetujui.

Bamsoet menegaskan memang ada kesepakatan antara dia dan Airlangga. Kesepakatan itu terjadi saat Bamsoet diminta jadi Ketua MPR.

Bamsoet mengaku bersedia ditunjuk jadi Ketua MPR dan tidak maju sebagai Bakal Calon Ketua Umum Golkar asalkan jabatan para pendukungnya yang dipecat dipulihkan. Serta diakomodir dalam penyusunan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPR.

"Dan ada komitmen bahwa para pendukung saya dipulihkan kembali posisinya ke semula dan dirangkul dalam penyusunan AKD dan kepengurusan Partai Golkar," kata Bamsoet di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (22/11). (mdk/bal)

Baca juga:
Golkar Dinilai akan Lebih Maju Jika Ketum Tak Rangkap Jabatan
Bamsoet: Pendukung Saya Semua Digusur Habis di Komisi DPR
Bamsoet Maju Jadi Caketum, Politisi Senior Golkar Sebut Semua Punya Hak
DPD Golkar Jatim: Tradisi 'Beauty Contest' Justru Bikin Golkar Pecah
Bamsoet Kembali Deklarasi jadi Calon Ketua Umum Golkar
Larangan Keluar Jakarta Hingga Munas Selesai Dilanggar Loyalis Airlangga