Ini Alasan Empat Caketum Golkar Tidak Lolos Persyaratan

Ini Alasan Empat Caketum Golkar Tidak Lolos Persyaratan
Jokowi buka Munas Golkar. ©Liputan6.com/Johan Tallo
NEWS | 3 Desember 2019 21:34 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Empat di antara sembilan Caketum Golkar yang maju di Munas tidak lolos persyaratan. Di antaranya Indra Bambang Utoyo (IBU), Ahmad Anama, Derek Loupatty dan Aris Mandji.

"Dari 9 nama yang mendaftarkan diri, ada 4 nama yang tidak memenuhi syarat," kata Ketua Komite Pemilihan (OC) Munas Golkar, Maman Abdurahman di Hotel Ritz-Carlton Kuningan, Jakarta, Selasa (3/11).

Dari keempat nama itu ada prasyarat yang belum terpenuhi. Pertama IBU, kata dia, ada poin yang tidak terpenuhi soal mendirikan partai lain apabila kalah di Munas.

"Beliau (IBU) memberikan beberapa alasan. Akhirnya kami memutuskan beliau tidak memenuhi syarat," ucap Maman.

Kemudian untuk Ahmad Anama belum masuk kepengurusan pusat atau DPP Golkar selama 5 tahun. Selanjutnya untuk Derek Loupatty, syarat soal PDLT terkait prestasi dan sebagainya tidak terpenuhi.

"Namun, dari sisi keaktifan beliau (Derek Loupatty) di organisasi kepemudaan harus diapresiasi, namun karena ini kontestasi munas, yang dilihat adalah prestasi di internal," ucapnya.

Sedangkan, untuk Aris Mandji beberapa pernah menjadi caleg dari partai lain.
Dia menyebut, apabila caketum Golkar pernah berkontribusi terhadap berdirinya partai lain atau pernah aktif di partai lain, ini bisa jadi catatan kurang baik bagi para kader golkar.

"Akhirnya komite pemilihan benar-benar mengambil keputusan berdasarkan fakta dan data," tandasnya.

Baca juga:
Bamsoet Mundur, Jokowi Ajak Peserta Munas Golkar Beri Apresiasi Tepuk Tangan
Airlangga Sebut Munas Golkar Jadi Adem karena Bamsoet
Bamsoet Mundur, Ridwan Hisjam Tetap Maju Caketum Golkar Lawan Airlangga
Bamsoet: Masa Luhut Jadi 'Jembatan' Jokowi?
Presiden Jokowi Buka Munas Partai Golkar

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini