Ini Alasan Kubu Prabowo Link Berita Bisa Jadi Bukti Persidangan di MK

POLITIK | 18 Juni 2019 18:02 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Dahnil Anzar Simanjuntak menilai bahwa link berita merupakan alat bukti yang cukup kuat. Hal ini menanggapi para pihak yang mempermasalahkan BPN menggunakan link berita sebagai bukti terkait persidangan sengketa hasil Pemilu 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Dahnil mencontohkan Menkopolhukam Wiranto dan polisi yang menggunakan link berita sebagai bukti.

"Jangan lupa juga loh Pak Menkopolhukam Wiranto menyebut makar, menetapkan yang makar-makar itu berdasarkan sosial media. Pak Sofyan Jacob dituduh makar berdasarkan pernyataannya di media," kata Dahnil di Media Center Prabowo-Sandi, Jakarta Selatan, Selasa (18/6).

Berkaca dari tindakan polisi dan Menkopolhukam, maka link berita juga bisa jadi bukti. Eks Ketum PP Pemuda Muhammadiyah itu menegaskan, produk jurnalistik merupakan data dan fakta yang disampaikan oleh wartawan. Maka dari itu, link berita bisa menjadi rujukan sebagai bukti.

"Yang jelas kami menghormati kerja wartawan menjadi fakta dan data awal yang nanti diperkuat oleh objek atau subjek dalam berita tersebut," tandasnya.

Baca juga:
Eks Penasihat KPK Singgung Status Ma'ruf: Anak BUMN itu diperiksa oleh BPK
Foto-Foto dengan Massa Aksi Sidang MK, WN Inggris Diamankan
Ibu Ini Cari Mantu Prajurit TNI saat Massa Orasi Sidang Sengketa Pilpres 2019 di MK
Ketua Bawaslu RI Abhan Beri Keterangan di Sidang Lanjutan PHPU
Yusril Pertanyakan Lokasi & Waktu Kecurangan yang Dituduhkan Prabowo-Sandi
Kutip Hadis Nabi, Yusril Minta MK Tolak Permohonan Kubu Prabowo
Wiranto: Nanti Kita Tanya Pak Prabowo Siapa yang Demo di MK Itu

(mdk/ian)