Ini Dugaan Golkar Kenapa Bupati Tetty Paruntu Ikut Dipanggil Jokowi ke Istana

POLITIK | 21 Oktober 2019 12:04 Reporter : Sania Mashabi

Merdeka.com - Presiden Jokowi memanggil beberapa orang ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10). Pemanggilan ini diduga berkaitan dengan pengumuman jajaran kabinet Jokowi untuk periode 2019-2024.

Salah satu tokoh yang dipanggil adalah Bupati Minahasa Selatan sekaligus Politikus Golkar Christiany Eugenia Paruntu atau Tetty Paruntu. Menurut Wakorbid Pratama Partai Golkar Bambang Soesatyo, Tetty dipanggil karena Jokowi ingin tetap mempertahankan jumlah menteri perempuan di kabinetnya.

"Kita juga di Golkar baru tadi menyaksikan Ibu Tetty dipanggil. Tapi dari visi presiden bahwa beliau ingin mempertahankan jumlah menteri yang wanita tetap minimal atau sekurang-kurangnya delapan dengan mempertimbangkan wilayah, timur, barat, tengah," kata Bambang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/10).

Pria yang akrab disapa Bamsoet ini menjelaskan, Tetty memiliki kemampuan yang baik terutama di bidang politik dan birokrasi. Tetty juga dianggap dekat dengan masyarakat.

"Ya kiprahnya jadi bupati, ya intinya beliau memiliki kemampuan dan sudah terbiasa di dunia politik maka diharapkan terbiasa juga menghadapi rakyat atau masyarakat menjelaskan target-target pembangunan dan melaksanakan daripada program-program pembangunan," ungkapnya.

Kendati demikian, Golkar bangga ada kader perempuan yang dipanggil Jokowi untuk duduk jadi menteri. Selain Tetty Golkar juga menjagokan Ketua Umumnya, Airlangga Hartarto dan Agus Gumiwang Kartasasmita.

"Tapi yang pasti kami harapkan ketua umum kami tentu saja dipanggil menjadi calon menteri kemudian Pak Agus Gumiwang menjadi calon menteri," ucap Bamsoet.

Baca juga:
Ini Profil Christiany Eugenia Paruntu yang Dipanggil Jokowi Jelang Pengumuman Menteri
Berselang Wishnutama, Giliran Erick Thohir Sambangi Istana
Profil Nadiem Makarim, Pendiri GoJek yang Dipanggil Jokowi Jelang Pengumuman Menteri
Wishnutama Tiba Istana: Disuruh Datang Saja
Giliran Bos Go-Jek, Nadiem Makarim Datangi Istana
Usai Bertemu Jokowi, Mahfud MD Mengaku Bahas Hukum dan HAM, Diminta Jadi Menteri

(mdk/ian)