Internal Berkarya Memanas, Tommy Soeharto Bubarkan Munaslub karena Anggap Ilegal

Internal Berkarya Memanas, Tommy Soeharto Bubarkan Munaslub karena Anggap Ilegal
POLITIK | 11 Juli 2020 16:35 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Internal Partai Berkarya tengah memanas menyusul. Sejumlah kader mengatasnamakan Presidium Penyelamat Partai Berkarya atau P3B menggelar Musyawarah Luar Biasa (Munaslub) di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (11/7) siang.

Ketua Umum Partai Berkarya, Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto yang mengetahuinya datang ke lokasi. Tommy yang datang didampingi Sekjen Priyo Budi Santoso dan sejumlah kader Partai Berkarya membubarkan Munaslub tersebut.

Video Tommy dan Priyo yang 'mengacak-acak' Munaslub Berkarya di Hotel Grand Kemang beredar di kalangan awak media. Tommy dan jajarannya membawa Angkatan Mudah Partai Berkarya (AMPB) untuk membubarkan acara tersebut.

Ketua DPP Partai Berkarya Vasco Ruseimy menjelaskan kejadian itu. Dia bilang, Munaslub di isi kader-kader partai yang membentuk Presidium Penyelamat Partai. Dia menyebut kader tersebut memaksakan untuk menggelar Munaslub. Menurut Vasco, Munaslub tersebut dibubarkan lantaran ilegal.

"Munaslub ilegal, akhirnya Pak Tommy Soeharto sebagai ketua umum dan Sekjen Priyo Budi Santoso beserta jajaran langsung menyambangi tempat tersebut untuk membubarkan acara itu dan akhirnya sudah bubar, di Grand Kemang ya dan sudah bubar," kata Vasco kepada merdeka.com.

Vasco menuturkan, Partai Berkarya sebelumnya sudah menggelar rapat pleno dan Rapimnas. Di situ, diputuskan bahwa tidak ada pergantian kepengurusan DPP.

Tommy selaku ketua umum, kata Vasco, kemudian memecat orang-orang yang mengatasnamakan presidium penyelamat partai tersebut. Keputusan itu juga diperkuat langsung oleh pimpinan tiap-tiap DPW provinsi dan kabupaten Berkarya seluruh Indonesia yang hadir di Rapimnas tersebut.

"Di situ diperkuat keputusannya untuk diberhentikan karena sudah ada aroma aroma ingin memecah belah partai," kata Vasco.

1 dari 1 halaman

Memaksakan Munaslub

Dia menambahkan, Tommy dan Priyo sudah membuka pintu selebar lebarnya agar kader partai kembali solid dan tidak pecah. Tapi pihak penentang Tommy disebutnya masih memaksakan menggelar Munaslub ilegal tersebut.

"Makanya Pak Tommy Soeharto dan Sekjen beserta jajaran tadi langsung datang ke Hotel Grand Kemang untuk membubarkan acara itu karena itu kan mengatasnamakan partai dan tidak sah secara hukum, tindakan melawan hukum," terangnya.

Sementara itu, kader Partai Berkarya yang tergabung dalam Presidium Penyelamat Partai, Badaruddin Andi Picunang belum bicara banyak. Dia hanya bilang, akan membuat keterangan pers sore ini untuk menjelaskan ricuhnya Munaslub. (mdk/gil)

Baca juga:
Berkarya Bantah Bangun Kekuatan Oposisi Bersama PKS
PKS dan Berkarya Sepakat Kerja Sama di Pilkada Serentak 2020
Tommy Soeharto Ditinggal Prabowo: Itu Sudah Biasa di Dunia Politik
PDIP Dukung Pertemuan PKS-Berkarya Bangun Kekuatan Oposisi
PAN Senang Dengar PKS dan Berkarya Mau Bertemu Sore Ini
Tiba di DPP PKS, Tommy dan Titiek Soeharto Disambut Sohibul Iman

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami