Isu Kudeta AHY Bisa Mendatangkan Efek Elektoral untuk Demokrat?

Isu Kudeta AHY Bisa Mendatangkan Efek Elektoral untuk Demokrat?
Ketum Partai Demokrat AHY Pecat 7 Kader Terlibat Kudeta. ©Istimewa
POLITIK | 27 Februari 2021 13:46 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia Djayadi Hanan menilai, kabar adanya kudeta yang diumumkan Demokrat adalah strategi yang cukup cerdik. Dia mengakui, banyak kader Demokrat yang jago politik.

"Strategi ini cukup cerdik mengumumkan kan ini, tidak heran ada Pak SBY di belakangnya, jangan lupa juga banyak ahli politik juga di situ, ada Andi Mallarangeng, ada orang-orang yang jago politik di situ, jago strategi, ada yang biasa bermain di bawah. Jadi gabungan antara ahli strategi dan biasa main di bawah di situ," katanya dalam diskusi virtual, Sabtu (27/2).

Menurutnya, ada dua hal yang dimanfaatkan Demokrat dalam momen isu kudeta ini. Pertama, Demokrat bisa konsolidasi partai di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono.

"Satu, membuat pihak pihak eksternal dalam hal ini diakui Pak Moeldoko itu paling tidak untuk sementara menahan diri dulu kan. Jadi itu memberi waktu kepada partai Demokrat untuk melakukan konsolidasi lagi," ucapnya.

Kedua, lanjut dia, partai Demokrat meraih efek relasi publik. Karena dengan diumumkannya isu kudeta itu, partai Demokrat untuk pertama kalinya berhadapan dengan istana dengan cukup tegas.

"Jadi kalau selama ini yang berhadapan dengan tegas dengan istana dalam arti oposisi itu PKS, sekarang ada partai Demokrat. Kita lihat nanti ini berlanjut atau tidak," ucapnya.

Dengan begitu, kata dia, partai Demokrat bisa memperoleh efek elektoral dari pihak pihak yang selama ini oposisi terhadap pemerintah. Kata dia, data selama 5 tahun terakhir ada sekitar 25-30% publik yang tidak akan menyatakan puas dengan apapun keberhasilan Presiden Jokowi.

"Artinya kalau kita besarkan ada sekitar 30% potensi oposisi publik di luar sana yang belum ditangkap oleh partai-partai yang sekarang di luar pemerintahan, baru PKS yang memperoleh paling banyak, dua itu yang tampaknya ingin dicapai partai Demokrat," pungkasnya. (mdk/ray)

Baca juga:
Pengamat: Partai Demokrat Tidak Punya Figur Kuat Lagi Seperti SBY
Demokrat: Jhoni Allen Sudah Bertemu SBY Jelaskan Gerakan Kudeta AHY
Ibas: Jangan Diadu-adu Antara Saya dengan Mas AHY
Usai Dipecat Demokrat, Jhoni Allen Marbun akan Di-PAW dari Anggota DPR
7 Kader Demokrat Dipecat Karena Gerakan Kudeta AHY, Ada Marzuki Alie Hingga Darmizal

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami