Jalan Mulus Karier Politik Para Anak Ketua Umum Parpol

POLITIK | 14 Oktober 2019 06:30 Reporter : Syifa Hanifah

Merdeka.com - Banyak anak politikus Indonesia yang memutuskan terjun ke dunia politik mengikuti jejak orangtuanya. Beberapa di antaranya anak ketua umum partai politik yang memiliki karier cemerlang di dunia politik.

Mereka ada yang berhasil duduk di Senayan sebagai anggota DPR, sampai ada yang menjadi Ketua DPR. Bahkan sang anak memiliki posisi strategis dalam partai politik yang pimpin orangtuanya.

Berikut ini anak para ketum parpol yang memiliki karier mulus di dunia politik:

1 dari 5 halaman

AHY

Putra sulung Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengikuti jejak sang ayah terjun ke dunia politik. AHY bahkan memiliki karir cemerlang. Dia maju sebagai cagub Dbersama Sylviana Murni sebagai Cawagubnya pada Pilgub DKI 2017 lalu. Sayangnya dia kalah dan harus mengakui keunggulan lawan-lawannya.

Usai Pilkada DKI tahun 2017, AHY membuktikan bahwa dirinya pantas dan layak menduduki posisi penting di Partai Demokrat. Buktinya, Partai Demokrat mengukuhkan AHY sebagai Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) untuk Pemilukada 2018 dan Pemilu 2019 pada 17 Februari 2018.

Saat menjadi Ketua Kogasma yang bertanggungjawab pada Pilkada 2018 dan Pemilu 2019, AHY menjalankan perannya dengan baik. Dia turun langsung berkampanye dari satu wilayah ke wilayah dalam Pemilu 2019. Usahanya tidak sia-sia, dalam Pemilu 2019, KPU menyatakan Partai Demokrat meraih 10.876.507 suara atau 7,77 persen.

Usai Pemilu 2019, Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menunjuk sang putra, AHY sebagai Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Demokrat. "(AHY jadi Waketum?) Betul," kata Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsuddin kepada merdeka.com, Kamis (10/10).

2 dari 5 halaman

Ibas

Sementara itu, putra bungsu Ketum Parpol Demokrat SBY, Edhi Baskoro Yudhoyono alias Ibas terlebih dahulu terjun di dunia politik dibandingkan sang kakak, AHY.

Ibas menjadi anggota DPR periode 2009-2014, 2014-2019 dan menjadi Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR. Kemudian kembali terpilih menjadi anggota DPR periode 2019-2024.

Kariernya di Partai Demokrat diawali sebagai Ketua Departemen Kaderisasi. Setelah Kongres II Partai Demokrat di bulan Mei 2010, Ibas dipercaya sebagai Sekretaris Jenderal untuk mendampingi Ketua Umum Terpilih Partai Demokrat, Anas Urbaningrum saat itu. Sedangkan dalam struktur Partai Demokrat periode 2015-2020, Ibas menjadi Ketua Pemenangan Pemilu Partai Demokrat.

3 dari 5 halaman

Puan Maharani

Selanjutnya ada Puan Maharani. Putri dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri melanjutkan jejak politik ibunya. Puan Maharani telah resmi menjadi ketua DPR periode 2019-2024. Puan menjadi perempuan pertama yang memimpin DPR. Dari awal terbentuk, ketua DPR selalu dipimpin oleh laki-laki.

"Nantinya akan pecah telor perempuan pertama menjadi Ketua DPR setelah 74 tahun (merdeka)," kata Puan usai pelantikan anggota DPR, Selasa (1/10). Saat Pemilihan Legislatif 2019, Puan Maharani memperoleh suara terbanyak dengan 404.034 suara.

Sedangkan di PDIP, Puan juga menduduki posisi strategis, sebagai pengurus DPP PDIP menduduki posisi Ketua Bidang Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan.

Puan juga menjadi Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan pada Kabinet Kerja Jokowi. Namun mengundurkan diri dari posisi menteri sebelum masa jabatan berakhir karena dilantik menjadi anggota DPR.

4 dari 5 halaman

Prananda Paloh

Anak ketum parpol yang memiliki karier mulus di dunia politik lainnya yakni, Prananda Paloh. Prananda adalah putra dari Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh. Prananda adalah Ketua Garda Pemuda NasDem.

Dia juga berhasil masuk ke parlemen dan menjadi anggota DPR periode 2014-2019. Kemudian terpilih kembali menjadi anggota DPR untuk periode 2019-2024.

5 dari 5 halaman

Zita Anjani

Kemudian ada anak Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Zita Anjani. Dia berhasil menjadi anggota DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024. Zita memperoleh 14.701 suara.

Zita adalah seorang pemerhati anak yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan anak usia dini di wilayah Provinsi DKI Jakarta dan Lampung. Tahun 2015, dia mendirikan sebuah sekolah anak usia dini Kids Republic yang bertempat di Jalan Cipinang Bali 1 Blok 5A Cipinang Muara-Jatinegara Jakarta Timur. Sekaligus founder Gerakan mengajar 1000 Guru.

Di usia yang relatif masih muda, Zita Anjani mendapatkan gelar Master of Science di University College London (UCL), serta memiliki gelar Diploma dari Sunshine Teachers Training (Diploma Montessori Education). (mdk/dan)

Baca juga:
Demokrat Prioritaskan AHY untuk Duduk di Kabinet Jokowi
AHY Jadi Waketum Partai Demokrat
Ibas Soal Calon Pimpinan MPR dari Demokrat: Ada Proses dan Waktunya
Demokrat Siap Isi Kursi Menpora, AHY Jadi Figur Terbaik
Ketua DPR Soal Penusukkan Wiranto: Peristiwa Itu Merupakan Bentuk Teror
Puan Maharani, Satu-satunya Menko yang Tak Tergeser