Jawab Sandiaga, Ma'ruf Amin Bilang KTP Belum Cukup Selesaikan Masalah

POLITIK | 17 Maret 2019 23:45 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin menjawab pernyataan penutup Sandiaga Uno, bahwa tidak butuh banyak kartu untuk menyelesaikan masalah. Menurut Ma'ruf, kartu tanda penduduk (KTP), seperti yang dicontohkan Sandiaga, belum bisa merespon semua masalah.

"Saya kira selama ini kartu KTP belum bisa dimainkan untuk respon seluruh masalah," katanya di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Minggu (17/3).

Karena itu, Ketua MUI ini menjelaskan, butuh bermacam kartu untuk memudahkan. Namun Ma'ruf mengungkapkan, kalau masyarakat sudah siap bisa saja tinggal menggunakan handphone.

"Apabila nanti sudah saatnya tidak perlu pakai kartu pakai HP saja. Kalau masyarakat sudah siap budayanya. Kita lihat," jelasnya.

Mustasyar PBNU itu berkata, tiga kartu sakti itu bakal terus disempurnakan. Tujuannya supaya akses pendidikan sampai tingkat perguruan tinggi, kartu sembako murah, sampai kartu prakerja untuk memudahkan mendapat pekerjaan.

Di sisi lain, Ma'ruf menyebut jaminan kesehatan BPJS memang perlu perbaikan. Dia berkata bakal menyempurnakannya.

"Biasa kalau itu ada sedikit-sedikit harus dilakukan perbaikan. Itu yang saya maksud kita memperbesar, menyempurnakan, menambah hal kurang, tapi secara prinsip ini kerja besar visioner dan inovatif," jelasnya.

Dalam pernyataan penutup debat cawapres, Sandiaga menyinggung kartu sakti Jokowi. Sandiaga mengeluarkan KTP miliknya. Dia menegaskan, pihaknya tak akan membebani anggaran negara dengan membuat bermacam-macam kartu.

"Keluarkan dompet, ambil satu kartu menjadi identitas kita yaitu KTP. KTP ini sudah ada chip canggih. Semua program kami ini cukup satu kartu, yaitu KTP," tutup Sandi. (mdk/fik)

Baca juga:
Saat Ma'ruf Amin Protes Waktu Habis Debat Cawapres
Ma'ruf Amin Tutup Debat: Saya Sumpah Atas Nama Allah akan Lawan yang Sebar Hoaks
Cek Fakta: Ma'ruf Amin Sebut Angka Pengangguran Terendah Dalam 20 Tahun Terakhir
Solusi Lapangan Kerja, Ma'ruf Targetkan 3.500 Startup, Sandi Akan Kembangkan UMKM
Penjagaan Ketat Debat Cawapres 2019
Ma'ruf Sebut Pemerintah Sulit Pantau Dana Pendidikan, Sandiaga Janji Hapus UN

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.