Jawaban-Jawaban Kepala Daerah Jika Diminta Jadi Menteri

POLITIK | 2 Agustus 2019 06:15 Reporter : Syifa Hanifah

Merdeka.com - Presiden Jokowi saat ini telah memiliki komposisi untuk susunan Kabinet Kerja jilid II. Banyak nama-nama yang beredar mulai dari pengusaha, sampai politikus masuk dalam bursa calon menteri.

Namun, ada beberapa kepala daerah yang diisukan mendapat tawaran untuk masuk dalam jajaran Kabinet Kerja Jilid II Jokowi-Ma'ruf Amin. Lantas bagaimana jawaban mereka jika mendapat tawaran menjadi menteri? Berikut ulasannya:

1 dari 3 halaman

Ganjar Pranowo

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Bogor pada 9 Juli lalu menegaskan tidak membicarakan masalah kursi menteri. Ganjar mengatakan tidak ada tawaran untuk dirinya menjadi menteri Jokowi.

Ganjar mengatakan saat ini dirinya hanya fokus untuk menyelesaikan gubernur Jawa Tengah. "Saya hanya menjaga Jawa Tengah saja. Menteri biar prerogatif presiden," kata Ganjar.

2 dari 3 halaman

Tri Rismaharini

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini juga diisukan mendapat tawaran untuk masuk dalam kabinet kerja jilid II. Namun Risma menegaskan tidak ada yang menawarkan dirinya untuk jadi menteri.

Risma mengatakan saat ini dirinya ingin fokus membangun Kota Surabaya. "Enggak Gak ada yang nawarin. Jadi ya saya tetap di sini kok (Surabaya)," kata Risma.

3 dari 3 halaman

Bima Arya

Wali Kota Bogor, Bima Arya juga menolak jika ditawarkan menjadi menteri dalam kabinet kerja jilid II Jokowi. Dia menuturkan akan fokus membangun Kota Bogor, karena masih banyak pekerjaan rumah (PR) di Kota Bogor yang belum diselesaikan. Salah satunya mengenai pembenahan transportasi.

"Kalau pun diminta (jadi menteri) saya tidak mau. Lebih baik menjadi Wali Kota Bogor. Bagi saya mimpi paling besar itu menyelesaikan masalah di Kota Bogor. Itu saja, tidak terpikirkan kecuali mikirin transportasi, stasiun dan pasar," ujarnya kepada Antara di Bogor, Sabtu (13/4) lalu. (mdk/has)

Baca juga:
Ramai-Ramai Minta Jokowi Tunjuk Jaksa Agung Non Politisi
Temui Jokowi, Yusril Sebut Banyak Kader PBB Layak Isi Pos Pemerintahan
4 Partai 'Kecil' Sodorkan Nama Menteri, Akankah Dilirik Jokowi?
NasDem Minta 11 Kursi Menteri, PDIP Ingatkan Presiden Jangan Ditekan-tekan
PDIP Setuju Jaksa Agung dari Luar Partai Politik