Jika Banyak Penolakan, Baleg Tak Lanjutkan Pembahasan RUU Ketahanan Keluarga

Jika Banyak Penolakan, Baleg Tak Lanjutkan Pembahasan RUU Ketahanan Keluarga
POLITIK | 20 Februari 2020 22:05 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Badan Legislasi DPR membuka peluang tidak melanjutkan pembahasan RUU Ketahanan Keluarga. RUU tersebut saat ini masih tahap harmonisasi di Baleg.

Wakil Ketua Badan Legislasi DPR Willy Aditya mengatakan, RUU itu bisa tak dibahas kendati masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas), jika banyak yang menolak. Semuanya tergantung pertarungan politik di DPR.

"Apakah lanjut atau tidak itu nanti tergantung pertarungan politik di DPR. Kalau banyak yang menolak dia kemudian tidak akan dibahas. Politik itu kan ruang pertarungan," jelas Willy kepada wartawan, Kamis (20/2).

"Kalau lebih dominan itu mengusung dia akan menang. Kalau tidak maka kemudian dia akan seperti es kan dengan sendirinya," imbuhnya.

Willy menjelaskan, RUU Ketahanan Keluarga bisa masuk ke Prolegnas karena pengusul ngotot agar dimasukkan. Usulan itu berasal dari lima anggota DPR lintas fraksi dan komisi.

"Ya waktu itu ada beberapa anggota dan fraksi dari beberapa partai yang memang ngotot untuk masuk," kata dia. (mdk/eko)

Baca juga:
Pemerintah akan Bahas RUU Ketahanan Keluarga dengan DPR
DPR Janji Dengar Aspirasi Rakyat Terkait RUU Ketahanan Keluarga
Pengusul RUU Ketahanan Keluarga: Kalau Istri Kerja, Anak Tidak Ada yang Mengasuh
Fraksi Golkar Sebut RUU Ketahanan Keluarga Usulan Pribadi Bukan Sikap Resmi Partai
Inisiator Ketahanan Keluarga Sebut Larangan BDSM Diusulkan untuk Mencegah KDRT
Merasa Kecolongan, Fraksi Golkar Tarik Dukungan dari RUU Ketahanan Keluarga

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami