Jika Gerindra Gabung Koalisi, Andreas Harap Jatah Menteri PDIP Tak Berkurang

POLITIK | 17 Oktober 2019 22:32 Reporter : Tri Yuniwati Lestari

Merdeka.com - Partai Gerindra disebut-sebut bakal bergabung dengan koalisi pemerintah. Bahkan dikabarkan mendapat jatah kursi.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Andreas Hugo Pareira tidak merasa keberatan dengan bergabungnya Gerindra. Meski jika Gerindra sebagai oposisi juga penting.

"Secara teoritis kita perlu partai pengimbang yang kuat dalam arti bahwa keberadaan Gerinda di barisan oposisi itu penting itu dalam teori, tetapi dalam praktik politik bergerak dengan realita yang ada dan saya kira di sini Pak Jokowi itu politisi bukan akademisi dan dia melihat dengan realita-realita yang ada," ucap Andreas di Jakarta, Kamis (17/10).

Andreas merasa keberadaan Gerindra sudah dipertimbangkan dengan matang oleh Presiden Jokowi untuk masuk ke barisan koalisi.

"Seperti Gerindra bergabung dengan koalisi dengan pertimbangan untuk memperkuat barisan partai-partai demi kepentingan stabilitas pemerintahan," tambah Andreas.

Namun, Andreas berharap PDIP dapat jatah menteri sesuai yang di janjikan Jokowi. Bahkan Ia mengatakan kalau bisa PDIP dapat jatah lebih.

"Saya kira tak jauh dari Pak Jokowi sudah ngomong, Ibu Mega juga sudah ngomong kalau enggak empat ya lima kursi atau kalau bisa lebih ya lebih baik," tukas Andreas sambil tersenyum.

Baca juga:
Sebelum Prabowo Pidato, Sandi Berpandangan Partai Kalah Pemilu Lebih Baik Oposisi
Jokowi dan Surya Paloh Bertemu Bahas Kerja Sama dengan Partai Non-Koalisi
Prabowo Ceritakan Kisah Pemimpin 3 Negara Buat Yakinkan Kader Gabung Jokowi
PPP Keberatan Fadli Zon jadi Menteri Karena Sering Kritik Jokowi
Sandiaga Ungkap Alasan Kembali ke Gerindra Jelang Pelantikan Jokowi
Cerita Sandiaga Berkali-kali Tolak Tawaran Prabowo Balik ke Kursi Wagub DKI

(mdk/eko)