Johan Budi: Hanya Fitnah dan Hoaks yang Bisa Serang Jokowi

POLITIK | 17 Januari 2019 20:26 Reporter : Moch. Andriansyah

Merdeka.com - Di debat perdana Pilpres 2019 yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kamis (17/1) malam ini, pasangan Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin sulit 'dipatahkan' rivalnya, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Prediksi ini diungkap Stafsus Presiden Jokowi, Johan Budi saat hadir di diskusi jelang nonton bareng (nobar) debat Pilpres 2019 yang digelar Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur untuk pemenangan Jokowi-Ma'ruf di JX Internasional, Jalan A Yani, Surabaya.

Selain Johan Budi, hadir pula CEO Lembaga Survei The Initiative Institute, Airlangga Pribadi dan Direktur LBH Surabaya, Abdul Wachid Habibullah. Dalam diskusi jelang nobar yang dihadiri sekitar ribuan relawan Jokowi-Ma'ruf itu, Johan Budi mengatakan, pemerintahan Jokowi sangat bersih di semua bidang.

"Hanya dengan fitnah dan hoaks Jokowi bisa diserang," kata mantan Jubir KPK tersebut.

Sementara Direktur LBH Surabaya, Abdul Wachid Habibullah juga menyampaikan hal sama. Di bidang Hak Asasi Manusia (HAM), kata Wachid, setidaknya ada upaya penyelesaian dari Pemerintahan Jokowi, meski kasus-kasus itu warisan dari pemerintahan sebelumnya.

Seperti misalnya, lanjutnya, kasus kematian tokoh pembela HAM, Munir. "Setidaknya sudah ada upaya penyelesaian. Tapi tetap, itu akan kami tagih terus," tegas Wachid.

Sekadar informasi, debat Capres-Cawapres 2019 yang digelar perdana oleh KPU ini bertema: Hukum, HAM, Teroris, dan Korupsi. Dan debat publik Pilpres 2019 ini, TKD Jawa Timur untuk pemenangan Jokowi-Ma'ruf yang dikomandani mantan Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin menggelar nobar di JX Internasional, Surabaya.

Baca juga:
Ketua KPU: Debat Bermanfaat, Pemilih Berdaulat, Negara Hebat
Ratusan Anak Muda Pendukung Jokowi dan Prabowo Duduk Bareng Nobar Debat Capres
Hadiri Debat Pilpres, Dubes Inggris Ingin Dengar Langsung Pemaparan Capres
Sudah Dikerjakan Pemerintah, JK Yakin Jokowi Mampu Jawab Soal Hukum, HAM, Terorisme
Kubu Jokowi Kompak Berjaket Bomber, Prabowo Warna Warni

(mdk/fik)