Jokowi Diminta Transparan Susun Perppu Penundaan Pilkada 2020

Jokowi Diminta Transparan Susun Perppu Penundaan Pilkada 2020
POLITIK | 31 Maret 2020 17:39 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - DPR RI dan pemerintah telah menyepakati penundaan pelaksanaan Pilkada 2020 karena situasi pandemi Covid-19 belum terkendali. Menyikapi itu, Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) mengapresiasi penundaan tersebut.

Manajer Program Perludem, Fadli Ramadhanil menuturkan, keputusan untuk menunda Pilkada 2020 adalah langkah tepat dan patut diapresiasi. Dengan keputusan ini, DPR, pemerintah, dan penyelenggara pemilu memenuhi dorongan dan aspirasi masyarakat untuk mengedepankan perlindungan kesehatan dan keselamatan jiwa warga negara di tengah situasi darurat bencana yang tengah dihadapi.

"Selanjutnya, energi seluruh elemen bangsa perlu difokuskan untuk bahu membahu mengatasi pandemi Covid-19 agar segera bisa berakhir. Penundaan, jeda atau penghentian pilkada/pemilu juga dilakukan oleh lebih dari 34 negara di dunia yang sama seperti Indonesia, sedang berada dalam fase elektoral," kata dia lewat keterangannya, Selasa (31/3).

Kemudian, Perludem mendorong pemerintah perlu segera menindaklanjuti hal itu dengan menerbitkan Perppu penundaan pilkada, yang materi muatannya menjawab segala implikasi teknis atas keputusan penundaan pilkada dimaksud. Mulai dari dampak anggaran, status keberlanjutan tahapan pilkada, serta status keberlanjutan personel ad hoc yang sudah direkrut oleh jajaran KPU dan Bawaslu namun terhenti masa tugasnya.

"Serta kepastian sumber anggaran untuk penyelenggaraan pilkada pasca penundaan," ucapnya.

Selanjutnya, Perludem meminta pemerintah untuk terbuka dan partisipatoris dalam melakukan penyusunan Perppu agar materi muatan yang akan diatur Perppu dapat mencakup seluruh kebutuhan hukum bagi legalitas penyelenggaraan Pilkada pasca penundaan. Lalu, pemerintah perlu memikirkan cara pemenuhan prinsip transparansi dan partisipasi yang sejalan dengan pelaksanaan Protokol Penanganan Covid-19.

"Misalnya, dengan memanfaatkan teknologi digital sehingga meskipun secara virtual masyarakat tetap bisa berpartisipasi. Tanpa harus berkerumun, membuat keramaian, ataupun bertemu secara fisik," ucapnya.

Baca Selanjutnya: Perludem juga mendorong KPU untuk...

Halaman

(mdk/ray)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami