Jokowi Ingin Kebut Omnibus Law, Ketua DPR Tak Mau Buru-buru Agar Hasil Maksimal

POLITIK | 29 Januari 2020 19:24 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Ketua DPR Puan Maharani menerima Menko perekonomian dan Menko Polhukam di Gedung DPR/MPR guna membahas omnibus law dari pemerintah.

"Hari ini Pak Menko Perekonomian Airlangga datang menemui pimpinan DPR untuk menyampaikan, menyamakan persepsi terkait pembahasan omnibus law yang nantinya akan diserahkan pemerintah karena inisiatif pemerintah," kata Puan di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu (29/1).

Puan tidak menyebutkan target waktu pembahasan omnibus law. Menurutnya, target dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar omnibus law selesai dalam 100 hari tidak akan membuat pembahasan menjadi terburu-buru.

"Kalau memang kemudian semuanya bisa diselesaikan dengan lancar, enggak sampe 100 hari juga kita kerjain. Tapi kan yang pasti itu bagaimana omnibus law ini bermanfaat untuk masyarakat, jangan mau buru-buru tapi kemudian hasilnya itu enggak maksimal," ucapnya.

Puan mengaku tidak mau terburu-buru membahas omnibus law apalagi tujuannya untuk bangsa. "Omnibus law itu kan pertama kali kita lakukan tujuannya adalah untuk memajukan bangsa dan negara," katanya.

Hingga saat ini, Puan menyebut pemerintah belum juga mengirimkan draf omnibus law termasuk omnibus cipta lapangan kerja.

"Itu belum ada draftnya," tukas Puan.

Reporter: Delvira Hutabarat

Sumber: Liputan6.com (mdk/bal)

Baca juga:
VIDEO: Bertemu Surya Paloh, Presiden PKS Tabayyun Soal Penyusunan Omnibus Law
DPR Belum Terima Draf RUU Omnibus Law
NasDem Dukung Jokowi Kebut Omnibus Law
Omnibus Law Pangkas Regulasi, Kinerja Properti Diprediksi Bakal Moncer
Gelar Rapat dengan Pengusaha, DPR Pesimis Omnibus Law Bisa Sejahterakan Pekerja
Sri Mulyani Sebut Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja Solusi Kemiskinan

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.