Jokowi Mau Ibu Kota Pindah, Mendikbud Bangun Gedung Ratusan Miliar di Jakarta

Jokowi Mau Ibu Kota Pindah, Mendikbud Bangun Gedung Ratusan Miliar di Jakarta
POLITIK | 16 Februari 2020 19:31 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Ketua DPP PKS Ledia Hanifa mengkritik kurangnya koordinasi menteri dengan Presiden Joko Widodo. Hal itu menanggapi survei 100 hari periode kedua Presiden Joko Widodo.

Ledia heran ada kebijakan menteri Jokowi yang tidak sejalan. Dia mencontohkan soal kebijakan Jokowi yang ingin memindahkan ibu kota negara ke Kalimantan Timur.

Namun, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang dipimpin Nadiem Makarim menganggarkan pembangunan gedung empat lantai di Jakarta.

"Lucunya nih pak di dalam pembahasan Komisi X misalnya untuk APBN 2020, ada usulan untuk membangun salah satu gedung berlantai empat untuk salah satu kementerian mitra Komisi X dan itu letaknya di Jakarta, enggak di sana. Kan tahu mau pindah. Itu sekian ratus miliar," ujar anggota Komisi X itu dalam rilis survei Indo Barometer di kawasan Senayan, Jakarta, Minggu (16/2).

1 dari 2 halaman

Ledia awalnya tak menyebut nama kementerian yang dimaksud. Namun, belakangan dia memastikan mitra kerja Komisi X itu adalah Kemendikbud.

Dia mengatakan, seharusnya para menteri itu sejalan dengan presiden. Jika program Presiden Jokowi ingin memindahkan ibu kota, seharusnya diikuti pula dengan kebijakan menteri.

"Maksud saya ini kan mestinya menterinya, para menterinya juga stick dong kalau mau bikin, mau mendukung presidennya lihat juga dong program yang ada," kata Ledia.

2 dari 2 halaman

Jokowi Diyakini Bakal Sukses Pindahkan Ibu Kota

Sementara, survei Indo Barometer menunjukkan publik setuju pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur.

"Mayoritas publik yakni (53,8 persen) menyatakan setuju dengan rencana pemindahan ibu kota Negara ke Provinsi Kalimantan Timur. Sedangkan publik yang tidak setuju (30,4 persen)," kata Qodari.

Jokowi juga dinilai akan berhasil memindahkan ibu kota karena sudah berhasil membangun infrastruktur (53,1 persen).

"Mayoritas (45,9 persen) publik berpendapat bahwa Presiden Jokowi akan berhasil membangun Ibukota Negara baru di Kalimantan Timur. Sedangkan publik yang berpendapat Presiden Jokowi akan gagal membangun Ibukota Negara baru di Kalimantan Timur (18,9 persen)," kata Qodari. (mdk/rnd)

Baca juga:
Pemerintah Diminta Segera Serahkan Draf RUU Pemindahan Ibu Kota ke DPR
Tak Lagi jadi Ibu Kota, Jakarta Dicanangkan Punya Disneyland & Universal Studio
Kemenkeu: Aset Negara di Jakarta Senilai Rp1.400 Triliun
Ibu Kota Pindah, Investor Asing Mulai Lirik Gedung Pemerintah di Jakarta
Singapura Hingga Amerika Serikat Minat Investasi di Ibu Kota Baru
Tampilan Ibu Kota Baru Bakal Mengacu Manhattan

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami