Jokowi Telepon Ma'ruf Amin Usai Debat Lawan Sandiaga

POLITIK | 19 Maret 2019 21:34 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Calon presiden 01 Joko Widodo langsung menghubungi pendampingnya, calon wakil presiden Ma'ruf Amin sehari setelah debat ketiga yang digelar Minggu (17/3) lalu. Jokowi dan Ma'ruf berbincang singkat terkait performa Ketum MUI itu menghadapi cawapres 02 Sandiaga Uno.

Ma'ruf mengaku ditelepon Jokowi setibanya di Surabaya, Jawa Timur pada Senin (18/3). Ma'ruf saat itu tengah menuju lokasi pertama safari politik di Gresik.

"Jalan dari airport, di tengah jalan pak Jokowi telepon saya," kata Ma'ruf di Sumenep, Jawa Timur, Selasa (19/3).

Jokowi, menurut penuturan Ma'ruf, memuji penampilannya satu lawan satu dengan pendamping Prabowo Subianto tersebut. Jokowi sangat senang melihat Ma'ruf berdebat.

"Beliau senang, katanya bagus sekali (performa debat)," kata Ma'ruf.

Sang kiai pun membalas Jokowi dengan jawaban cukup singkat. "Saya terima kasih lah," imbuhnya.

Pujian tak hanya datang dari Jokowi semata. Para ulama, santri dan warga yang Ma'ruf temui ketika safari di Jawa Timur juga menyanjung sang kiai.

Putri Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Yenny Wahid turut memuji Ma'ruf di hadapan ulama dan santri Madura di Ponpes An-Nuqayah Guluk-Guluk, Sumenep, Jawa Timur. Yenny mengaku terpukau sampai melongo melihat penampilan Ma'ruf.

"Bayangkan ada seorang santri ditonton ratusan juta pasang mata. Penampilannya luar biasa membius kita semua. Sebagai santri dan santriwati bangga tidak? Ada santri yang sekarang kiai besar memberi inspirasi bagi dunia," kata Yenny yang juga menemani Ma'ruf di Ponpes An-Nuqayah.

Dengan nada rendah hati, Ma'ruf mengatakan tidak begitu ada perbedaan saat debat pertama mendampingi Jokowi. Kata Mustasyar PBNU itu, debat pertama memang porsi yang dia pegang tidak full, berbeda saat berhadapan dengan Sandiaga.

"Nah yang ketiga kan full saya, nah saya karena full tentu saya banyak mendengar banyak berdiskusi soal empat hal itu pendidikan kesehatan tenaga kerja sosial budaya, tentu apa aja permasalahannya itu, kebetulan yang muncul itu saya sudah sedikit-sedikit sudah tahu," jelas Ma'ruf.

Baca juga:
KPU Evaluasi Debat Ketiga: Ada Koreksi, Tapi Secara Total Baik
Wacana Sandiaga Integrasikan e-KTP, Wapres JK Sebut 'Ide Awal Memang Seperti Itu'
Taufik Gerindra: Ma'ruf Tak Punya Gagasan, Cuma 'Kampanyekan' Jokowi-JK
KPU Gelar Rapat Evaluasi Debat ke-3
Sandiaga Berencana Hapus UN, Wapres JK Nilai Berbahaya
Wacana Integrasi e-KTP, Prabowo-Sandi Dinilai Minim Program Saingi 3 Kartu Jokowi
KPAI Tanggapi Sandiaga: Konsep UN Sekarang Sudah Berubah dari Sebelumnya

(mdk/rnd)