Kampanye Virtual, Gibran Janjikan Pendampingan UMKM

Kampanye Virtual, Gibran Janjikan Pendampingan UMKM
POLITIK | 30 September 2020 23:14 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Memasuki hari kelima, Rabu (30/9) kampanye Pilkada 2020, Calon Wali Kota Solo PDIP, Gibran Rakabuming Raka menyapa warga secara virtual di RT 02 RW 08, Kampung Lemah Abang, Kelurahan Kadipiro, Rabu (30/9) sore.

Dalam lawatan blusukan online itu, Gibran menampung banyak aspirasi warga. Di antaranya dari warga pelaku usaha snack box, Eka Yusnita. Kepada putra sulung Presiden Joko Widodo itu, dia meminta pendampingan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah).

Atas permintaan tersebut, Gibran meminta Eka membaca buku visi misinya. Gibran menjanjikan kepada para pelaku UMKM untuk memberikan pendampingan.

"Silakan dibaca buku visi misi saya. Di sana ada keterangan langkah-langkah pemberdayaan UMKM. Jadi nanti UMKM kita kumpulkan, kita ajarin packaging, branding, marketing, perizinan dari PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) hingga BPOM, pemberdayaan potensi warga untuk menggerakkan ekonomi di Solo," ujar Gibran.

Usai berdialog, virtual box campaign pun lanjut berjalan menyapa warga lain. Suami Selvi Ananda itu kemudian bertegur sapa dengan warga lainnya. Ketua RT 02 RW 18, Priyono turut menyampaikan keluhan kondisi jalan di Lemah Abang yang banyak berlubang dan kurangnya sekolahan, terutama SMP di Kadipiro sehingga menyulitkan siswa pada sistem zonasi.

"Untuk kondisi jalan di Solo utara, memang sudah beberapa kali saya blusukan ke sana dan warga mengeluhkan hal yang sama. Soal sekolah memang dari dinas lagi bongkar pasang sekolah, di Pasar Kliwon sudah kita ajukan penambahan SMA, biar zonasi tahun depan tetap berjalan. Ini lagi penyesuaian, kita pengen sekolah menyebar dan semua anak-anak dapat sekolah, Pak. Tahun ini sedang diperbaiki, Insya Allah tahun depan urusan zonasi selesai," terang Gibran.

Usai berbincang, para relawan yang berada di lapangan menyalurkan bantuan quota internet untuk belajar siswa. Gibran juga mengapresiasi sikap gotong royong warga dalam membangun pos ronda. Penyampaian keluhan mengenai septic tank mampet juga menjadi catatan Gibran.

Di sisi lain perwakilan Karang Taruna menyampaikan masukan agar pemerintah kota merangkul berbagai komunitas sosial yang digerakkan oleh anak-anak muda Solo. Seperti food heroes, ICS (Info Cegatan Solo), OBS (Orang Baik Solo) dan lainnya.

"Anak muda itu pasti saya akan libatkan semua, untuk mendukung kerja-kerja pemerintah," pungkas Gibran. (mdk/fik)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami