Kasus Dhani Hingga Slamet Ma'arif, NasDem Bela Jokowi dari Tuduhan Kriminalisasi
POLITIK | 11 Februari 2019 20:32 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) capres-cawapres Joko Widodo ( Jokowi) - Ma'ruf Amin, Johnny G. Plate angkat bicara terkait tudingan kriminalisasi yang dilakukan polisi terhadap barisan pendukung capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto. Mulai dari politisi Partai Gerindra sekaligus musisi Ahmad Dhani yang di vonis 1,5 tahun penjara terkait ujaran kebencian, penetapan tersangka terhadap Ketua PA 212 Slamet Ma'arif hingga pelaporan terhadap Rocky Gerung.

Johnny G. Plate menilai, mereka terjerat kasus hukum karena ada aturan dan undang-undang yang tak dipatuhi. "Sederhana saja supaya tidak kena kasus hukum, jangan buat masalah hukum," ujarnya di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (11/02).

Pernyataannya ini sekaligus membela Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sering dituding melakukan kriminalisasi terhadap ulama dan lawan politiknya. Dalam pandangannya, tak pernah ada kasus kriminalisasi ulama atau aktivis di era kepemimpinan Jokowi.

"Itulah juga bagian daripada politisasi hukum. Tidak ada itu namanya mengkriminalisasi ulama, tidak ada kriminalisasi kepada siapapun di era Jokowi ini," tegasnya.

Menurutnya, tidak ada warga negara yang kebal hukum. Siapapun yang melanggar aturan dan norma hukum, harus bertanggung jawab di depan hukum. Baik itu pejabat negara, maupun rakyat biasa. Dia menjamin, hukum akan berlaku adil.

"Hukum akan diperlakukan adil terhadap semua warga negara. Jadi, kalau ada pelanggaran hukum tentu ada tindakan hukum, kalau tidak ada pelanggaran hukum ya tidak ada tindakan hukum," ucapnya.

Reporter: Suranti Yunidar

Baca juga:
Fadli Zon soal Muchdi Dukung Jokowi: Sudah Ratusan Jenderal Hebat Ikut Kita
Jokowi & Prabowo Diminta Pidato Agama yang Mencerahkan di Sidang Tanwir Muhammadiyah
'Sampaikan ke Pak Amien Rais, Muhammadiyah Tak Dukung nomor 1 atau 2'
Fadli Zon Soal Slamet Ma'arif Jadi Tersangka: Kami akan Bela Habis-Habisan
Sekjen Gerindra: Orang-orang Pendulang Suara di BPN Prabowo Digerus Satu Persatu
Gerindra Akan Berikan Bantuan Hukum Slamet Ma'arif

(mdk/noe)