Kasus Korupsi Bupati Ahmad Marzuqi Diklaim Tak Gerus Massa PPP di Jepara

POLITIK | 18 November 2019 23:49 Reporter : Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Tengah Masrukan Syamsurie menganggap kasus korupsi menjerat Bupati nonaktif, Ahmad Marzuqi tidak mempengaruhi kekuatan massa di Jepara. Sebab kultur Nahdliyin sangat kuat.

"Jadi saya kira massa PPP tidak akan goyah meski sejumlah kasus korupsi menimpa kadernya. Setiap Pemilu siapapun figurnya, yang mereka pilih pasti PPP bukan yang lain. Kondisi itu yang menjadi unik di Jepara," kata Masrukan Syamsurie, Senin (18/11).

Dia menyebut PPP saat ini akan tetap mempertahankan citra partai Islam dengan menonjolkan ajaran-ajaran para alim ulama terdahulu.

"Peluang kita menguasai Jepara masih terbuka, sebab kultur masyarakat di sana seperti itu. Ia tetap yakin raup suara besar pada Pilkada di wilayahnya," ungkapnya.

Warga Jepara menganggap PPP seperti simbol agama. Oleh sebab itu, partainya selama ini mengandalkan kekuatan ideologis.

"Kita mengandalkan kekuatan kiai dan para nyai dan nyai sepuh yang memimpin majelis taklim di tiap ranting maupun DPC," ungkapnya.

Baca juga:
Divonis 4 Tahun Bui, Hakim Lasito Sebut Cuma Lakukan Perintah Ketua PN Semarang
Bupati Nonaktif Jepara Divonis 3 Tahun Penjara, Hakim PN Semarang 4 Tahun
Bupati Nonaktif Jepara Berdalih Suap Hakim Lasito Agar Pencalonannya Lolos
Bahas Uang Suap Hakim, Bupati Nonaktif Jepara Pakai Kode 'Lembar' dan 'Bab'
Ahmad Marzuqi Minta Menantu Serahkan Rp500 juta ke DPRD Jepara
Eks Pejabat MA Bantu Bupati Nonaktif Jepara Bertemu Ketua PN Semarang Bahas Kasus
Bupati Nonaktif Jepara Sebut Kasusnya Dipolitisasi, Ungkit Nama Jaksa Agung

(mdk/gil)