Kejutan-Kejutan Jokowi di Periode Kedua

POLITIK | 15 Agustus 2019 06:00 Reporter : Desi Aditia Ningrum

Merdeka.com - Joko Widodo (Jokowi) tak lama lagi akan dilantik sebagai presiden terpilih periode 2019-2024. Presiden Jokowi akan menjalankan roda pemerintahan untuk kedua kalinya.

Pada periode kedua ini bakal banyak kejutan dari Jokowi. Kejutan itu khususnya datang dari susunan Kabinet Kerja Jilid II. Apa saja kejutan Jokowi di periode kedua? Berikut ulasannya:

1 dari 4 halaman

Menteri Muda

Presiden Jokowi memastikan akan ada menteri muda dalam Kabinet Kerja Jilid II. Menteri muda yang dipilih yang bisa mengeksekusi ide dan gagasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi lembaganya. Meski belum diumumkan, Jokowi membocorkan sedikit ciri menteri muda yang akan duduk bersama di kabinetnya lima tahun mendatang.

"Yang jelas di bawah 30 tahun ada, di bawah 35 tahun juga ada," kata Jokowi saat bertemu dengan sejumlah pimpinan media massa di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (14/8).

2 dari 4 halaman

Kementerian Baru

Kejutan lain di periode kedua pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin soal kementerian baru. Jokowi akan membentuk kementerian baru yang fokus menangani investasi.

"Ada juga Kementerian Investasi, akan konsentrasi di digital dan kreatif," kata Jokowi di Istana Negara Rabu (14/8).

Selain itu, bakal ada kementerian yang dilebur dalam pemerintahan 2019-2024. Namun demikian, jumlah menteri tetap seperti saat ini yakni 34 kementerian.

3 dari 4 halaman

Jaksa Agung dari Non Partai

Pada periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), kursi Jaksa Agung tak lagi diisi oleh orang partai. Dalam pemilihan Jaksa Agung Jokowi pasti memperhatikan suku, etnis dan agama.

"Jaksa Agung pasti bukan dari parpol," ujar Jokowi saat bertemu dengan para pemimpin redaksi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (13/8).

4 dari 4 halaman

Komposisi Menteri

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan komposisi menteri sudah terpenuhi. Kalangan profesional diberikan ruang lebih ketimbang partai politik di kabinet 2019-2024. Jokowi menyebut, nama-nama menteri telah disampaikan kepada Ketua Umum partai politik pengusungnya di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.


"Kabinet sudah final. Komposisi 45 parpol, 55 profesional," ujar Jokowi saat bertemu pemimpin redaksi media massa di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (14/8).