Kenapa ada embel-embel DPR dalam pertemuan Fadli cs & Donald Trump?

POLITIK | 5 September 2015 10:06 Reporter : Randy Ferdi Firdaus

Merdeka.com - Delegasi DPR RI melakukan lawatan ke Amerika Serikat dalam rangka menghadiri sidang PBB. Namun dalam kesempatan itu, rombongan yang dipimpin Ketua DPR Setya Novanto bertemu dengan salah satu capres Amerika dari Partai Republik, Donald Trump.

Setya Novanto yang didampingi Wakil Ketua DPR Fadli Zon hadir di kampanye Donald Trump. Bahkan, Trump perkenalkan Setya Novanto sebagai ketua DPR dan orang hebat di Indonesia.

"Bapak dan Ibu sekalian, ini adalah orang yang luar biasa, dia adalah kau tahu, Ketua DPR Indonesia datang ingin bertemu dengan saya, Setya Novanto. Salah satu orang paling kuat di Indonesia, pria hebat yang bertemu dengan saya hari ini," kata Trump.

"Apakah Indonesia menyukai saya," tanya Trump sambil memegang pundak Setya Novanto.

"Ya, sangat menyukai Anda," jawab Setya Novanto sambil tersenyum.

Pertemuan itu diunggah ke dalam Youtube dan ditanggapi sinis sejumlah pihak. Apalagi dalam pertemuan itu, Setya Novanto hadir di kampanye Donald Trump menggunakan embel-embel Ketua DPR.

Politikus PKB Lukman Edy menilai, pertemuan itu menambah daftar panjang kegaduhan yang dibuat oleh pimpinan DPR. Menurut dia, pertemuan itu menggunakan uang negara.

"Kenapa negatif? Dia ke AS atas biaya APBN untuk pertemuan parlemen. Kalau kemudian di sela perjalanan ada kunjungan pribadi hadir dalam forum politik yang tidak ada hubungannya dengan meningkatkan diplomasi AS-Indonesia, saya kira buang-buang waktu saja," kata Lukman.

(mdk/cob)