Ketua PBNU harap Anies selesaikan tugas jadi Gubernur Jakarta

POLITIK | 8 Juli 2018 16:11 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Menjelang pendaftaran, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan digembar-gemborkan berniat maju dalam pertarungan merebut posisi politik tertinggi di Indonesia. Tak cuma sebagai cawapres, mantan menteri pendidikan itu digadang-gadang bakal maju menjadi calon presiden 2019.

Ketua PBNU Said Aqil Siradj menilai seharusnya Anies selesaikan dahulu masa jabatannya sebagai gubernur DKI Jakarta. Dia merasa keberatan Jakarta ditinggalkan belum genap setahun dipimpin.

"Kalau menurut saya sih ya, selesaikan dulu jadi gubernur. Menurut saya ya. Selesaikan," kata dia di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (8/7).

Menurutnya, Anies harus menuntaskan dahulu janjinya lima tahun memimpin Jakarta. Sebelumnya, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno pernah membuat komitmen dengan partai pengusung Gerindra dan PKS untuk menyelesaikan lima tahun kepemimpinan.

Kendati keberatan, Said Aqil mengatakan siapapun berhak untuk menggunakan hak politiknya. Dia mendoakan yang terbaik untuk siapapun yang bakal maju menjadi capres atau cawapres.

"Kita doakan. Siapapun berhak jadi cawapres," ucapnya.

Sinyal Anies Baswedan maju sebagai capres kian kuat. Belakangan Ketua Pemenangan Gerindra Sandiaga Uno dan Ketua Umum Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan agenda membahas peluang Anies sebagai capres.

Meski begitu, beberapa kader Gerindra menegaskan tidak ada peluang Anies untuk mengganti Prabowo sebagai capres dari Gerindra.

Baca juga:
Sandiaga bantah Anies tak punya modal buat maju Pilpres 2019
Gerindra ragu Prabowo bakal dukung Anies Baswedan nyapres
PDIP sudah antisipasi jika Anies maju capres gantikan Prabowo
Isu Anies nyapres, Fadli Zon tegaskan Prabowo masih penantang terkuat Jokowi
'Kalau Anies yang didorong berarti ada keraguan Prabowo untuk maju'

(mdk/did)