Ketum Golkar Tak Ragukan Hasil Seleksi Capim KPK oleh Komisi III DPR

POLITIK | 14 September 2019 12:42 Reporter : Sania Mashabi

Merdeka.com - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyambut baik terpilihnya pimpinan Komisi Pemilihan Korupsi (KPK) periode 2019-2023. Dia tidak mempersoalkan terpilihnya 5 Capim KPK karena sudah menjadi pilihan Komisi III DPR.

"Pimpinan terpilih kan sudah hasil keputusan di Komisi III. Tentu kita mengapresiasi dan menghargai keputusan yang dibuat melalui proses tersebut," kata Airlangga di Hotel Ritz Calton, Kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Sabtu (14/9).

Airlangga mengatakan, proses seleksi calon pimpinan KPK sudah melalui proses yang cukup panjang dan terbuka sehingga tak perlu lagi diragukan.

"Sudah proses panjang pansel sampai pada kemarin pemilihan di Komisi III dan kita semua bisa mengikuti melalui TV sampai sekitar jam setengah dua pagi," ungkapnya.

Terkait sikap Golkar terkait revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU KPK) dia mengatakan hanya tinggal menunggu kesepakatan antara DPR dan pemerintah. Golkar, lanjut Airlangga, akan menyampaikan pandangan saat pengambilan keputusan pada tingkat panja.

"Ya tentu Fraksi Partai Golkar akan memberikan kami pandangan umum pada saat pengambilan keputusan hasil panja. Jadi kita tunggu saja keputusan di panja," ucapnya.

Diketahui, saat Ini DPR tengah melakukan revisi UU KPK. Beberapa pasal yang tengah dibahas diantaranya pasal terkait Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3), dibentuknya Dewan Pengawas, Pegawai KPK dijadikan Aparatur Sipil Negara (ASN), dan terkait mekanisme penyadapan.

Baca juga:
Pendemo Rusuh Karena Negosiasi Copot Kain Hitam yang Tutup Logo KPK Ditolak
DPR Dinilai Pilih Pimpinan KPK Tak Mencerminkan Suara Rakyat
Kisruh Revisi UU KPK, Johan Budi & Teten Masduki jadi 'DPO' Pegiat Antikorupsi
Sampai Hari Ini, Pimpinan KPK Mengaku Belum Terima Draft Revisi UU KPK
Tolak Revisi UU KPK, Guru Besar se-Indonesia Sebut Tak Rela Negara Terpuruk

(mdk/ray)