Ketum Hanura Soal Kursi Pimpinan MPR: 100 Juga Boleh Asal Semua Setuju

POLITIK | 14 Agustus 2019 01:28 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Partai Amanat Nasional (PAN) mengusulkan pimpinan MPR berjumlah 10 orang. Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) tak masalah dengan usulan tersebut.

"Ya mau jadi 100 juga boleh asal semua setuju," kata OSO di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (13/8).

Meski begitu, OSO mengingatkan, supaya hal tersebut tidak menabrak undang-undang dengan melihat jumlah pimpinan MPR yang diakomodir UU.

"Harus kita lihat berapa jumlah yang sudah diakomodir UU, jadi jangan keputusan dulu baru bentuk UU. Jadi kalau UU sudah disetujui, baru diakomodir pelaksana yaitu MPR," ucapnya.

Menurut OSO, wajar bila 10 pimpinan MPR dinilai bagi-bagi jatah. Dia menyerahkan pandangan tersebut ke rakyat.

"Kalau menampung itu kan artinya sudah bagi-bagi, kalau bagi-bagi jatah ya saya gak tahu gimana ya, tanyakan ke rakyat deh. Jadi ya begitulah," tandas ketua DPD RI sekaligus wakil ketua MPR itu.

Baca juga:

PDIP Tak Minat Ketua MPR, Cuma Mau Amandemen Terbatas UUD 1945

PDIP Tak Ingin Pimpinan MPR Dipilih Lewat Sistem Voting

PAN Usul Bikin 10 Pimpinan MPR, PDIP Ingatkan Soal Libido Politik

Wasekjen PAN Usul Pimpinan MPR Ditambah jadi 10 Orang

Sekjen PPP Sebut Kadernya Berpeluang jadi Ketua MPR jika Gunakan Sistem Paket

Sekjen PPP: Jika Disepakati Final Posisi Ketua MPR untuk Golkar, Kami Tak Masalah

PKS Akui Harus Ikut Paket Pimpinan MPR dari Koalisi Jokowi jika Ingin Dapat Jatah

(mdk/rnd)