Ketum PPP sebut alasan Jokowi ajak Prabowo jadi cawapres demi NKRI

Ketum PPP sebut alasan Jokowi ajak Prabowo jadi cawapres demi NKRI
Presiden Jokowi bersama Ketum PPP Romahurmuziy dan Ketua MUI Maruf Amin. ©2018 Merdeka.com
POLITIK | 14 April 2018 06:41 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah

Merdeka.com - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M Romahurmuziy mengungkapkan alasan Joko Widodo ingin menggandeng Ketua Umum Partai Gerindra sebagai calon wakil presiden. Menurut Romi sapaan Rommahurmuziy, Jokowi ingin menjaga keutuhan NKRI.

Jokowi, kata Romi, berkaca dari pengalaman Pemilihan Gubernur DKI Jakarta pada 2017 lalu yang dipenuhi sikap intoleran berujung konflik saat menawari Prabowo sebagai cawapres.

"Demi NKRI. Beliau menyampaikan bayangkan gaduhnya republik ini. DKI Jakarta saja yang 1 provinsi luar biasa gaung perbedaannya. Kemudian intoleransi meningkat dengan simpul-simpul agama," kata Romi saat Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama PPP di Hotel Patrajasa, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (13/4).

Apalagi, kata Romi, dalam ajang Pemilu Serentak 2019 yang diikuti sekitar 32 ribu calon legislatif dan mengampanyekan Jokowi atau Prabowo, maka potensi perpecahan bukan tidak mungkin akan lebih besar.

"Akan ada 320.000 caleg yang masing-masing mengkampanyekan hanya 2 kutub, Jokowi atau Prabowo. Bisa dibayangkan betapa dahsyatnya. Dan itu tak terjadi pada Pilpres 2014 karena pileg duluan," tegasnya.

Sebelumnya, Romi nenyebut Jokowi sempat menawarkan Prabowo sebagai cawapres Pilpres 2019 mendatang. Jokowi menanyakan perihal rencana itu kepada Romi. Saat itu, Romy langsung mengatakan setuju.

Padahal, semua pimpinan partai pendukung Jokowi tak ada yang setuju dengan rencana menggaet Prabowo sebagai cawapres.

"Saya langsung bilang setuju," tegas Romi.

Prabowo merasa terhormat karena mendapatkan tawaran dari Jokowi untuk menjadi cawapres. Bisa dikatakan, lanjut Romi, Prabowo merespons positif tawaran Jokowi itu. (mdk/rhm)

Baca juga:
Di Munas Alim Ulama, Ketum PPP dielu-elukan jadi cawapres Jokowi
Pemilu 2019, PPP tak ingin bernasib sama seperti partai pendukung SBY di 2009
Romi akui Prabowo lawan berat, optimis Jokowi menang
Ketum PPP nilai PAN nyaman bersama Jokowi karena ada kader jadi menteri
'Keputusan Prabowo maju capres akhiri spekulasi kotak kosong dan poros ketiga'
Strategi politik Ketum PPP Romahurmuziy

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami