Klaim disurati KPU, PPP kubu Romi percaya diri daftar pilkada

POLITIK | 16 Juni 2015 15:52 Reporter : Marselinus Gual

Merdeka.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Romahurmuziy (Romi) optimis mendaftarkan diri dalam pilkada serentak sekalipun masih dalam kisruh internal terkait dualisme kepengurusan. Hal ini terbukti dengan adanya fit and proper test bagi kesepuluh calon kepala daerah yang sudah mendaftar.

Ketua DPP Bidang Politik dan Pemerintahan PPP, Rusli Effendi menyatakan Partai Kabah percaya diri ikut pilkada karena mengantongi SK Menkum HAM sebagaimana diatur dalam Pasal 39 Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).

"Kami yakin karena kami pemegang SK Menkum HAM dan kami laksanakan pilkada. Hari ini kami lanjutkan proses tes kepada para calon yang sudah mendaftar," kata Rusli di kantor DPP PPP, Jalan Tebet Barat IX, Jakarta Selatan, Selasa (16/6).

"Pasal 36 PKPU mengatakan, parpol yang belum incracht di pengadilan maka yang berlaku adalah SK Menkum HAM. Undang Undang jelas maka tidak ada keraguan untuk kami mengusung para calon di 269 daerah," imbuh Ruzli.

Rusli menerangkan kubunya sudah mengirimkan surat terbuka untuk menggelar islah dengan PPP kubu Djan Faridz. Sayangnya, sejauh ini surat itu belum mendapat tanggapan.

"Pak Romi sudah buat surat terbuka dengan saudara di sana untuk buat islah tapi belum ada tanggapan. Kami doa semoga dapat hidayahnya. Kami tetap optimis maju dalam pilkada," terang dia.

Sementara, Sekjen PPP kubu Romi, Aunur Rofiq menegaskan pihaknya sudah menerima surat resmi dari KPU untuk mendaftarkan diri dalam pilkada serentak bulan Desember.

"Kita diundang resmi dengan surat yang baru," jelas Aunur Rofiq.

Baca juga:

Djan Faridz saat datangi KPK minta penangguhan penahanan SDA

Geruduk KPK, PPP kubu Djan Faridz minta penahanan SDA ditangguhkan

PPP kubu Romi datangi ruang Ketua DPR, protes pergantian fraksi

Kubu Djan Faridz minta tokoh Islam damaikan PPP dan Menkum HAM

Kubu Romi: SDA fokus saja pada kasusnya, jangan pikirkan Pilkada

SDA dukung islah PPP, tapi tanpa Romi

Suryadharma Ali: Nggak masalah kalau PPP gabung Gerindra

(mdk/efd)