Komisi I DPR: Pergantian Panglima, Nama Calon Diserahkan Tiga Bulan Sebelum Pensiun

Komisi I DPR: Pergantian Panglima, Nama Calon Diserahkan Tiga Bulan Sebelum Pensiun
Presiden Jokowi lantik Marsekal Hadi jadi Panglima TNI. ©2017 Merdeka.com
NEWS | 3 September 2021 07:12 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Anggota Komisi I DPR RI, Syaifullah Tamliha mengatakan, jika Presiden Joko Widodo ingin melakukan pergantian Panglima TNI, biasanya tiga bulan sebelum pensiun sudah dikirimkan nama calon pengganti. Namun, saat ini masih belum ada diserahkan nama calon pengganti Marsekal Hadi yang pensiun di November 2021.

"Kita berharap jika memang presiden ingin melakukan pergantian panglima TNI, biasanya selama saya berada di komisi I itu selalu 3 bulan sebelum yang bersangkutan pensiun," katanya kepada wartawan, Jumat (3/9).

Namun, politikus PPP ini mengingatkan ada kendala waktu. Karena masa sidang sekarang hanya sebentar. 4 Oktober sudah akan memasuki reses. Jika Presiden Jokowi ingin mengganti panglima, surat presiden sudah seharusnya diterima saat ini.

"Ini ada kendala waktu, masa persidangan ini kan cuma sebentar. Nanti mungkin 4 Oktober sudah reses kembali. Oleh karena itu kita berharap jika betul presiden ingin mengganti panglima TNI surat itu sudah kami terima sekarang sehingga kami kan juga memiliki agenda padat," jelasnya.

Tamliha mengingatkan agenda padat DPR yang tengah membahas RAPBN 2022. Presiden harus mengirimkan segera nama calon pengganti supaya tidak terjadi kekosongan.

"Nah kalau reses nanti 4 Oktober selama satu bulan itu 4 November. Keburu pensiun nanti. Dan kita tidak boleh terdapat kekosongan terhadap jabatan panglima TNI itu," ujarnya.

Mengenai calon panglima yang tepat, Tamliha menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi. Namun, dilihat dari senioritas di TNI maka Kasad Jenderal Andika Perkasa lebih berpeluang. Bila sesuai urutan matra maka Kasal Laksamana TNI Yudo Margono calon kuat.

"Masing-masing punya kelebihan, berdasarkan giliran, kalau giliran yah, maka itu adalah Kasal sekarang calon panglima terkuat. Tapi kalau berdasarkan senioritas di TNI, maka Andika lebih berpeluang dibandingkan yang lain," tutupnya. (mdk/fik)

Baca juga:
Beredar Undangan Deklarasi Dukung Laksamana Yudo Margono Jadi Panglima TNI
PKS Harap Jokowi Pilih Calon Panglima TNI yang Paling Sedikit Salahnya
Sudah Lapor LHKPN, Jenderal Andika Diminta Buktikan Kepemilikan Hartanya
Kata KPK soal LHKPN Tanah dan Bangunan Jenderal Andika dari Hasil Hibah
VIDEO : Melihat Harta Kekayaan 2 Calon Panglima TNI yang Akan Dipilih Jokowi
Kekayaan Calon Panglima TNI: Kasad Jenderal Andika Paling Tajir, Kasal Paling Kecil
DPR Lihat Gestur Jokowi Belum Mengarah Jadikan Andika Panglima TNI meski Lapor LHKPN

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami