Komisi II DPR tolak anggapan Bawaslu tak penting buat Pilkada

Komisi II DPR tolak anggapan Bawaslu tak penting buat Pilkada
POLITIK | 6 Juli 2015 16:18 Reporter : Efendi Ari Wibowo

Merdeka.com - Ketua Komisi II DPR Rambe Kamarulzaman menolak anggapan Bawaslu tidak penting untuk Pilkada serentak. Keberadaan mereka berguna untuk mengawasi jalannya Pilkada.

"Bawaslu harus mendidik panwas sampai tingkat bawah. Kami Komisi II tidak sepakat jika dana panwas ini tidak dikeluarkan, lebih baik pilkada ditunda," kata Rambe di ruang pansus C gedung DPR Senayan, Jakarta, Senin (6/7).

Menurutnya, banyak LSM yang menuding Bawaslu tidak penting fungsi dan perannya. Komisi II menilai Bawaslu penting bagi pengawasan syarat para kandidat calon kepala daerah.

"Ada anggapan panwas itu tidak penting. Ada LSM bilang mau ada Bawaslu atau panwas yang mengawasi adalah rakyat. Bagi Komisi II pengawasan ini penting, sejauh mana dukungan minimal calon perseorangan misalnya," terang dia.

Lanjut dia, tak hanya itu anggaran keamanan pilkada serentak harus dicairkan. Sebab, keamanan pilkada merupakan kunci sukses pilkada.

"Dana untuk Polri harus cukup dan mencukupi. Dulu kita minta efisiensi sekarang memang tidak terbukti," pungkas dia. (mdk/did)

Baca juga:

Mendagri sebut hanya bencana yang bisa undur penyelenggaraan pilkada

Pilkada serentak, NasDem siapkan calon kepala daerah yang bersih

Banyak kepala daerah mundur jelang pilkada, Mendagri ngadu ke DPR

Menteri Yasonna masih bingung PPP & Golkar yang berhak ikut pilkada

8 Parpol berniat bikin koalisi besar lawan PDIP di 'kandang banteng'

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami