KPU Disarankan Tak Gelar Debat Capres Terakhir Berdekatan Dengan Masa Tenang

POLITIK | 14 Maret 2019 00:38 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Anggota Dewan Etik Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi), Hamdi Muluk memberikan saran agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak menggelar debat capres terakhir. Pasalnya, berdekatan dengan masa tenang Pilpres 2019.

Debat kelima rencananya akan digelar di hari terakhir pelaksanaan kampanye. Yakni dijadwalkan tanggal 13 April 2019.

"Saran saya majukan saja dua sampai tiga hari sebelum masa tenang," ucap Hamdi saat dikonfirmasi, Rabu (13/3).

Dia menuturkan, jika dilakukan 13 April, itu tak bijak. Pasalnya, seolah meniadakan hakikat debat. Menurutnya, hakikat debat bukan hanya ruang bagi pasangan calon berdebat.

Akan tetapi, publik juga memiliki hak yang sama untuk memperdebatkan gagasan yang disampaikan paslon dalam debat.

"Hakikat debat itu di mana-mana selalu ada yang namanya pascadebat. Jadi yang berdebat bukan hanya calon itu, publik juga diajak berdebat. Jadi materi debat semalam itu bisa menjadi perbincangan satu atau dua hari dari publik," ungkap Hamdi.

Sehingga, dia menilai publik tidak akan bisa memperdebatkan gagasan paslon secara optimal jika sehari setelah debat sudah masuk ke dalam masa tenang, di mana tidak ada boleh ada hal yang berkaitan dengan kampanye.

"Nah kalau minggu tenang kan berarti tidak boleh ada lagi kegiatan yang ditafsirkan berkaitan dengan kampanye kan, semua harus tenang kira-kira begitu, tidak ada lagi pemberitaan mengenai debat, jelasnya.

Meski demikian, dia tak mau berspekulasi pascadebat capres akan mempengaruhi elektabilitas paslon. Dia hanya menegaskan KPU tidak boleh menghilangkan esensi demokrasi yang seharusnya terjadi pascadebat.

"Jadi solusinya mundurkan saja agar tidak mengurangi partisipasi publik," pungkasnya.

Untuk diketahui, KPU belum menentukan waktu debat capres ke-5. Ada dua opsi yang ditawarkan, yakni pada 10 April atau 13 April 2019. Sementara masa tenang Pilpres 2019, KPU telah menetapkan jatuh pada tanggal 14-16 April 2019.

Reporter: Putu Merta Surya Putra

Baca juga:
Debat Cawapres, Ma'ruf Amin Akan Jelaskan Kartu Sembako Murah dan Kartu Pra-Kerja
Jokowi Kembali Sindir Prabowo
Membandingkan Visi dan Visi Jokowi dan Prabowo Soal Kesehatan
Prabowo Ungkap Alasan Menari saat Debat Pilpres
Anies Akui Beri Masukan Program Pendidikan ke Sandiaga Buat Debat Cawapres

(mdk/ray)