KPU Sebut Masyarakat Tetap Mencoblos ke TPS, Tidak Vote From Home di Pilkada 2020

KPU Sebut Masyarakat Tetap Mencoblos ke TPS, Tidak Vote From Home di Pilkada 2020
POLITIK | 28 Mei 2020 23:15 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Pilkada Serentak 2020 sepakat digelar pada bulan Desember di tengah pandemi Covid-19 yang belum bisa dipastikan kapan berakhir. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menyebut, pelaksanaan pilkada tetap berlangsung di TPS, bukan melalui e-voting atau vote from home dengan surat pos.

Menurut Arief, pelaksanaan pilkada dengan e-voting sudah tidak memungkinkan lagi karena tidak cukup waktu untuk simulasi. Pelaksanaan e-voting sebelumnya juga sempat disinggung pada rapat KPU bersama DPR pada Rabu kemarin (27/5).

"Di rapat kemarin memang ada pertanyaan soal vote from home atau e-voting, tapi kami menjawab bahwa untuk e-voting tidak mungkin, tidak cukup waktu untuk simulasi," kata Arief dalam diskusi virtual, Kamis (28/5).

Meski begitu, para pencoblos tetap mengikuti protokol kesehatan saat berada di TPS. KPU juga masih menggunakan metode e-untuk penghitungan rekapitulasi suara dari KPU tingkat bawah sampai pusat.

"Maka sudah ditegaskan bahwa kita tetap coblos tapi tata caranya akan kita atur sesuai protokol Covid-19. Kami juga mendorong agar e-rekap menjadi alternatif untuk ditetapkan guna mempermudah penghitungan," kata Arief.

Dia berpesan kepada masyarakat agar tidak takut mencoblos dalam suasana pandemi. Sebab, KPU menyiapkan protokol kesehatan yang ketat jika kurva pandemi pada pelaksanaan tahapan dan pelaksanaan pemilihan meningkat.

"Dan saya berpesan kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjaga prinsip Pilkada yang menggembirakan," tandasnya. (mdk/gil)

Baca juga:
Kemendagri Minta Pemda untuk Dukung dan Bantu KPU Persiapkan Pilkada 2020
KPU Harap Tambahan Anggaran Tahapan Pilkada Turun Awal Juni
Pilkada Digelar Desember 2020 Langgar Empat Prinsip Pelaksanaan Pemilu
Perludem: Pilkada di Tengah Covid-19 Ancam Keselamatan Pemilih & Penyelenggara
Purnomo Serahkan Surat Pengunduran Diri di Pilkada Solo ke PDIP
Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19 Dianggap Ancam Partisipasi dan Mutu Demokrasi

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Curhat Siswa Lulusan Tanpa Ujian Nasional

5