KPU Serahkan Sisa Pertanyaan Panelis Debat kepada Capres untuk Jadi Bahan Kampanye

POLITIK | 20 Maret 2019 14:18 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Komisioner KPU RI Pramono Ubaid mengatakan sisa pertanyaan panelis pasca debat pemilihan presiden diserahkan kepada masing-masing pasangan calon. Dia menyarankan, pertanyaan tersebut bisa menjadi materi kampanye kandidat saat menyerap aspirasi rakyat.

"Tiap debat itu Tim panelis menyusun 20 soal rata-rata, sementara di debat yang dibahas paling hanya empat atau lima, ini bukan suatu kesia-siaan. Jadi soal diluar dibacakan dalam debat diserahkan ke TKN 01 dan BPN 02 secara sama agar bisa jadi bahan pengayaan materi kampanye," kata Pram di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (20/3).

Menurut Pramono, banyaknya ragam soal disusun tim panelis semata menjaga kerahasiaan, alih-alih ada dugaan soal tersebut bocor. Karenanya pada saat pengundian, terdapat 20 jenis soal ditawarkan dengan masing-masing menjadi hanya sebagian dipilih untuk materi debat kandidat.

"Jadi pasti sesuai dengan tema. Tapi dalam satu tema kan tim panelis itu kan membuat soal rata-rata lima. jadi satu subtema lima, sehingga lima kali empat jadi ada 20 kan yang dibahas," lanjut Pram.

Seperti diketahui dalam debat antara calon wakil presiden kemarin, masing-masing dari mereka hanya ada empat pertanyaan dibacakan. Cawapres 01 Ma’ruf Amin dan Cawapres 02 Sandiaga Uno, mendapat soal undian yang diambil masing-masing oleh tim sukses mereka sebelum debat dimulai.

Hal ini dilakukan KPU RI untuk meminimalisir dan menghindari kecurigaan bahwa soal tersebut bocor pada pengundian. "Sehingga antara 20 soal diambil lima itu tetap pada pengundian, kecurigaan ada bocor itu menjadi lebih kecil," Pramono menandasi.

Sebelumnya, KPU RI mendapat kritik pasca pengundian soal di debat kedua, antara kandidat calon presiden. Sejumlah pihak, khususnya BPN 02, menengarai adanya dua wadah undian pertanyaan bagi dua capres menimbulkan kecurigaan.

Kendati telah dibantah, KPU RI beralasan sistem pengundian menggunakan fish bowl telah disetujui masing-masing tim sukses saat rapat persiapan debat.

"Oh itu kan teknis aja. Yang dipisah itu adalah pertanyaan yang sesuai dengan isunya," kata Komisioner KPU Viryan Aziz di Gedung KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Senin 18 Februari 2019.

Reporter: M Radityo Priyasmoro

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
593.812 Personel TNI-Polri Disiagakan Jaga Kampanye Terbuka Pilpres
KPU Verifikasi 33 Lembaga Survei yang akan Melakukan Quick Count Pemilu 2019
KPU Pastikan Pencetakan Surat Suara Pemilu 2019 Rampung Pekan Depan
KPU Tak Ingin Undang Menteri Lagi di Acara Debat Keempat
KPU Evaluasi Debat Ketiga: Ada Koreksi, Tapi Secara Total Baik

(mdk/bal)