Kubu Jokowi Sebut Tim Prabowo yang Minta Bocoran Pertanyaan Debat

POLITIK | 7 Januari 2019 13:28 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Arya Sinulingga mengungkap, kubu capres nomor urut 02 Prabowo Subianto awalnya yang mengusulkan pertanyaan debat alias kisi-kisi diberikan kepada pasangan calon. Dia menyebut justru Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga, telah memutarbalikkan fakta.

"Awalnya begitu. Bahwa mereka minta diinfokan dulu pertanyaannya," ujar Arya di Posko Cemara, Jakarta Pusat, Senin (7/1).

Arya tak menjelaskan detil siapa orang dari BPN 02 yang mengusulkan itu. Tapi, dia menantang kubu Prabowo buka-bukaan notulen rapat bersama KPU.

"Gak usah saya buka siapa. Kalau perlu kita panggil mereka di mana, Aria Bima tim TKN 01 dan BPN 02 ayo ketemu kita buka minta KPU kasih tunjuk notulennya," katanya.

Repson kubu 01 pun menerima usulan tersebut. Menurutnya karena hasil musyawarah mereka menerima keputusan yang telah ditetapkan KPU.

"Kita oke dengan (kisi-kisi). Kita ini kan ada ini ayok namanya bermusyawarah ada ini yaudah," kata Arya.

Arya malah menyebut sesungguhnya kubu Prabowo yang takut melaksanakan debat. Malah, mereka minta debat dihapus diganti hanya penyampaian visi misi.

"Kalau debat wajar takut karena ditanya. Yang minta gak ada debat itu 02. Jadi tahukan siapa yang takut," ucapnya.

Diberitakan, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Ferry Juliantono angkat bicara soal batalnya KPU memfasilitasi kegiatan sosialisasi visi-misi capres dan cawapres yang rencananya diselenggarakan pada Rabu (9/1). Ferry menilai pembatalan ini berkaitan dengan takutnya pasangan capres cawapres nomor urut 01 Jokowi dan Ma'ruf Amin.

"Pembatalan visi misi oleh capres, penolakan terhadap dua panelis Pak BW (Bambang Widjojanto) dan Pak Adnan kemudian pemberian kisi-kisi beberapa hari sebelum acara debat, menurut saya ada indikasi dugaan ada yang takut kalah debat," kata Ferry di Seknas capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno di HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (6/1).

Baca juga:
Tak Dukung Prabowo-Sandi, Bara Hasibuan Didesak Mundur dari PAN
Polisi Tangkap Lagi Penyebar Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos
Fahri Hamzah Kritik KPU Beri Pertanyaan Debat Pilpres: Inikan Bukan Cerdas Cermat!
Ma'ruf Amin: Kemiskinan Tidak Bisa Diukur dengan Tipis Tebalnya Tempe
Cerita Ma'ruf Pernah Dibully Saat Maju Jadi Cawapres Jokowi
Ketum PPP Sindir Prabowo-Sandi: Kalau Dipilih Ulama, Kenapa Takut Tes Baca Alquran?
Dukungan Komunitas Emak-emak Sukabumi Untuk Prabowo-Sandi

(mdk/rnd)