Kubu Prabowo Usul Kotak Suara Disimpan di Koramil, Wapres JK Tidak Setuju

POLITIK » MAKASSAR | 5 Maret 2019 18:03 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla menanggapi usulan Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade yang menginginkan kotak suara disimpan di kantor Komando Rayon Militer (Koramil) setempat usai pencoblosan 17 April nanti. Menurut JK, penyimpanan kotak suara seharusnya sesuai aturan yang berlaku.

"Jadi sesuai aturan itu saya yakin juga tetap aman. Kalau di Koramil belum tentu mereka punya tempat atau macam-macam. Apalagi ini kan dibuat dari karton. Bahan yang bukan aluminium. Jadi peka kepada air dan segala macam kalau ada masalah. Perhitungannya juga akan selesai cepat," kata JK di Kantornya, Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (5/3).

JK menilai kotak suara itu tidak perlu disimpan di Koramil. Sebab beberapa Koramil tidak akan menampung seluruh kota suara. "Kalau hanya simpan Koramil, misal ada 100 kotak, bagaimana caranya Koramil itu simpannya. Dijaga bersama lah, dijaga oleh polisi," ungkap JK.

Dia juga menilai KPU akan tetap netral. JK juga mengatakan pihak KPU tidak terlihat bahwa memihak salah satu pihak. Selama ini kata JK, pihak pelaksana pemilu tegas menghadapi laporan-laporan.

"Bahwa kemudian ada yang menuduh, itu ya kalau memang dia bisa dibuktikan tidak netral, dikemukakan ke Bawaslu atau badan kehormatan aja (DKPP)," kata JK.

Diketahui Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade mengusulkan kotak suara disimpan di kantor Koramil setempat usai pencoblosan 17 April nanti. Andre khawatir dengan potensi kecurangan lantaran perangkat daerah hingga desa mendukung Jokowi-Ma'ruf.

"Kita menyaksikan secara telanjang sekarang bahwa gubernur, wali kota, bupati bahkan camat kepala desa mendeklarasikan diri mendukung Pak Jokowi, ini menunjukkan ada indikasi tidak netral aparatur pemerintah," kata Andre di Hotel Akmani, Jakarta Pusat, Kamis (28/2).

Andre menilai rawan, bila kotak suara yang terbuat dari kardus tersebut disimpan di kantor camat setempat. Apalagi, kata dia, sejumlah camat di Makassar terang terangan mendukung paslon nomor urut 01.

"Jam 01.00 WIB, jam 02.00 WIB kalau sudah tidak ada yang menunggu lagi di kantor kecamatan (gimana). Nah supaya tidak ada kekhawatiran bersama, cari dong institusi di Republik Indonesia ini yang dicintai rakyat siapa? Tentara, TNI. Nah kenapa gak kita taruh di kantor Koramil," imbuhnya.

Baca juga:
Gudang Bocor, Kotak Suara Pemilu di Grobogan Rusak Kena Air Hujan
Melihat Perakitan Kotak Suara Pemilu 2019 di Bekasi
58 Kotak Suara Presiden dan Wakil Presiden di KPU Solo Rusak
KPU Kota Depok Siapkan 27.686 Kotak Suara Pemilu 2019
Memantau Perakitan Kotak Suara Pemilu 2019
KIP Banda Aceh Kekurangan Kotak dan Bilik Suara

(mdk/bal)